Program Broadcast Legacy Asian Games 2018

Jakarta, 18 Januari 2018

Dalam rangka penandatanganan Perjanjian kerja sama antara Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) dengan Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri yang terlibat dalam Asian Games 2018 diadakan pertemuan  Press Briefing pada hari Rabu tanggal 17 Januari 2018 Jam 11.00 sampai dengan 14.00 wib di Wisma Serbaguna Senayan Pintu I Senayan, Jl. New Delhi Ruang Kaka & Athung Jakarta Pusat.

Ketua Umum Inasgoc Erick Thohir dalam penjelasannya yang dibantu oleh Mike Wilmot Teh Project Director of IGBS- Host Broadcasters Management dan akan di translate oelh koordinator Legacy Lokal Herlina Fitris mengatakan bahwa Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) yang menggandeng International Games Broadcast Services (IGBS) dalam menangani siaran langsung 38 pertandingan Asian Games 2018, meluncurkan program pelatihan yang khusus dirancang bagi para mahasiswa bertajuk, Broadcast Legacy Asian Games 2018 yang menawarkan kesempatan besar bagi generasi muda Indonesia untuk mengambil peran pada siaran ajang multi event olahraga. Dengan mengikuti program Broadcast Legacy Asian Games 2018 ini, para mahasiswa akan mendapatkan peluang dalam mengembangkan ketrampilan di bidang penyiaran, terutama siaran olahraga yang terus berkembang sejalan dengan maraknya industri olahraga di dunia.

Program yang diinisiasi Departemen Broadcast INASGOC ini melibatkan 6 perguruan tinggi di Jakarta, yaitu BINUS University, London School of Public Relations, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), STIKOM InterStudi, Universitas Indonesia, Universitas Multimedia Nusantara, 2 di Bandung; Universitas Komputer (UNIKOM) dan Universitas Padjadjaran, dan 2 di Palembang, antara lain Universitas Bina Darma dan Universitas Sriwijaya. Dengan mengusung dua kegiatan utama, yakni kompetisi pembuatan film pendek (vignette) dalam rangka mempromosikan Asian Games 2018 dan kesempatan magang bersama tim IGBS selama Games Times, program itu ditargetkan diikuti lebih dari 500 mahasiswa.

Kegiatan magang bersama IGBS menyediakan 11 posisi menarik, antara lain sebagai asisten kamera, audio, teknisi, hingga asisten logistik selama Asian Games 2018 berlangsung.

Adapun untuk pembuatan film pendek, mahasiswa diwajibkan membuat tayangan berdurasi 30 detik yang kontennya untuk mempromosikan Asian Games 2018. Film pendek harus mengusung salah satu dari empat tema yang ditetapkan, yaitu Unity in Diversity, Energy of Asia, The World is Watching, dan Preparing for Triumph.

Selama menjalani program, mahasiswa akan mendapatkan biaya pengganti sebesar Rp 150.000 per hari, makan, branded merchandise, dan sertifikat.

Dalam kesempatan itu juga ditandatanganan Perjanjian kerja sama antara Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) dengan Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri yang terlibat dalam Asian Games 2018 serta pemberian plakat.

Untuk informasi lebih lanjut silakan datang di acara sosialisasi terbuka untuk seluruh mahasiswa umum pada hari Selasa tanggal 23 Januari 2018 pukul 9 – 10.30 di Lab. Humas FIKOM UPDM (B), Lantai 3 Kampus I Hang Lekir.

Humas – sl

ANGKAT SUMPAH DOKTER GIGI BARU FKG UPDM(B)

Jakarta, 17 Januari 2018

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), kembali menyelenggarakan angkat sumpah bagi dokter gigi baru lulusan semester ganjil tahun akademik 2017/2018 di Century Park Hotel Jakarta Pusat pada hari Selasa, 16 Januari 2018 dihadiri oleh Ketua Pengurus : Ignatius Kusnanto, S.Kom, Rektor  Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn., Wakil Rektor I Dr. Andriansyah, M.Si, SE., MM., Wakil Rektor III Dr. Bambang Winarso, M.Sc., Dekan FKG UPDM (B) Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM beserta jajarannya, Dekan FISIP Dr. Taufiqurokhman, M.Si, Wakil Dekan I FIKOM Dr. Novita Damayanti, M.Si. Kepala RSGM UPDM, Kepala Rumah Sakit Polri dan Wakil dari Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

Setelah seluruh Pimpinan Yayasan, Rektorat dan Fakultas memasuki ruangan upacara, seluruh hadirin menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Dekan FKG UPDM(B). Upacara pengangkatan sumpah dokter gigi baru dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM., dilanjutkan dengan laporan akademik oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Mirna Febriani, drg, M.Kes.

Prosesi pengangkatan sumpah di awali dengan Pengucapan lafal sumpah dokter gigi di pimpin oleh Dekan FKG diikuti oleh 30 orang dokter gigi baru yang didampingi oleh rohaniawan Islam Ustad Faris Fariansyah SE., rohaniawan Kristen Protestan Pdt. Marfan Ferdinanda Nikijuluw Tahamat, S.Th., rohaniawan Katolik Romo Dr. Binawan, Sj., dilanjutkan dengan pembacaan doa dan pengukuhan yang didampingi oleh para rohaniawan, selanjutnya penandatangan naskah sumpah oleh para dokter baru dan Dekan FKG serta Rektor UPDM(B) dan Rohaniwan yang didampingi oleh Wakil Dekan I Dr. Mirna Febriani, drg, M.Kes., Wakil Dekan II Herlia Nur Istindiah, drg., M.Si., SpOrto, Kaprodi Akademik Nety Trisnawaty, drg, Ph.d dan Kaprodi Profesi Ika Anisyah, drg, Sp.KGA dilanjutkan penyerahan buku kode etik kedokteran gigi secara simbolis dari Ketua Ikatan Alumni FKG UPDM(B) kepada Filda Ilmi Khumaria, drg mewakili dokter gigi baru selanjutnya pemberian piagam penghargaan kepada lulusan terbaik Filda Ilmi Khumaria, drg dilanjutkan penyerahan kenang-kenangan dari Filda Ilmi Khumaria, drg mewakili dokter gigi baru kepada Rektor UPDM(B), Dekan FKG UPDM(B) dan Ketua Ikatan Alumni FKG UPDM(B) selanjutnya penyerahan Alumni dari Ketua Senat Mahasiswa FKG Christian Stefanus kepada Wakil Dekan I Dr. Mirna Febriani, drg., M.Kes selanjutnya diserahkan kepada ketua alumni FKG UPDM (B) Drg. Dwi Harianto

Sambutan-sambutan diawali dengan perwakilan dokter gigi baru Filda Ilmi Khumaria, drg dengan IPK tertinggi yang mengatakan Pertama-tama bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugrah dan kasih sayangNya yang diberikan dan menyampaikan menjadi Dokter gigi adalah puncak pendidikan selama bertahun-tahun yang seperti petani memanen hasil tanamnya dan merupakan perjalan panjang dengan jatuh bangunnya dan kita wajib terima kasih kepada Allah dan orang tua kita yang telah merawat dan membesarkan kita serta berjuang untuk kita sampai menjadi seperti sekarang ini dengan kesabarannya semoga kita dapat membalasnya, menjadi Dokter adalah dambaan kami sejak kecil namun pada saat SMA banyak pilihan yang ditawarkan dan kita memilih sesuai dengan pation kita dan orang tua juga membantu mengarahkan dan membimbing kita untuk menjadi dokter gigi yang memerlukan perjuang yang berat dan kesabaran, pertama saat kuliah kami berkesan dengan ospek yang memberikan bimbingan untuk cara belajar yang baik tidak sombong dan mampu bekerja sama, satu yang paling berkesan kita diberi kesempatan untuk berziarah kemakam pendiri Universitas yaitu Pak Moestopo dan kita wajib berdoa untuknya semoga beliau diberikan tempat yang layak disisiNya, dalam pendidikan kita dilatih untuk mempelajari sistem tubuh dan juga kecepatan dan terampilan untuk dapat menghadapi pasien dan juga kita belajar ekonomi dan untuk memampu mengelola emosi dimana pasien telah datang sesuai jadual namun situasi tidak memungkinkan untuk kita menanganinya dan juga tidak bisa kita abaikan keampuhan doa orang tua yang membawa kita sampai pada saat ini, kami persembahkan keberhasilan ini untuk ayah dan ibu, terimakasih juga kepada dosen-dosen, karyawan yang banyak membimbing kami dengan sabar dan kasih sayangnya membantu untuk menyelesaikan pendidikan dokter gigi, semoga yang telah kami dapatkan hari ini dapat menjadi bakti kami, kepada teman sejawat dokter gigi baru ini bukanlah akhir dari perjalanan kita tapi awal dari kehidupan dan terima kasih atas kebersamaannya, atas kerja kerasnya untuk kita sampai pada hari ini dan menjadi bekal kita terjun kemasyarakat dilanjutkan dengan perwakilan orang tua dokter gigi baru Bapak Komjen Pol. Drs. Budi Waseso yang mengucapkan puji syukur kepada Allah yang telah memberikan rahmatnya atas keberhasilan ini dan kebahagian kami para orang tua atas keberhasilan menjadi profesi dokter gigi, proses pendidikan dokter gigi adalah sebuah kesempatan yang tidak didapat secara mudah karena tidak semua orang yang mendapatkan kesempatan untuk dapat belajar ini masih banyak ribuan orang diluar sana yang punya keinginan yang sama untuk dapat menjadi dokter gigi. Mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga besar UPDM(B) yang telah membimbing dan mengarahkan dan fasilitas para dokter gigi baru sampai pada titik hari ini semoga dibalas oleh yang Maha Kuasa dan juga pesan kepada dokter gigi baru untuk selalu ingat peranan orang-orang sekeliling yang juga tidak kalah peranannya. Teruslah bekerja keras kreatif dan inovatif, menjaga sikap untuk lebih baik jagalah nama baik orang tua dan almamater, kepada civitas akademika terima kasih atas bantuan dan bimbingannya, kamilah yang paling berbahagia menghantarkan anak-anak kami menggapai cita-citanya.

Dalam sambutannya Dekan FKG UPDM(B) Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM menyatakan janga lupa teruslah belajar jangan berhenti, sebelumnya para dokter gigi sebagai mahasiswa dan kini sebagai teman sejawat menjadi bagian dokter gigi lulusan UPDM(B) sejak perdiri sampai dengan saat ini berjumlah 3601 dan sudah dapat diterima secara nasional maupun internasional karena telah tersebar baik didalam maupun diluar negeri, Hidup adalah pilihan menjadi dokter juga pilihan dimana untuk mendapatkan pasien kita paling banyak 50 pasien tetapi jika menjadi pendidikan kita dapat menghasilkan kader-kader yang lebih banyak, kepada teman sejawat saya mengingatkan bahwa peranan orang tua untuk para dokter gigi baru adalah sangat penting dan jalinan hubungan ini jangan diputus karena telah lulus menjadi dokter gigi karena adat ketimuran kita harus selalu dijaga keharmonisannya, rohaniawan yang mendampingi dalam sumpah tadi juga tidak lepas peranannya dimana universitas Moestopo membawa Beragama dibelakangnya dengan makna yang sangat kuat bahwa Agama yang dianut para dokter gigi harus selalu dipelihara dan didalami makna dan hakekatnya, dan semoga dapat meneruskan kependidikan yang lebih sekali lagi selamat juga kepada para orang tua.

Rektor  UPDM(B) Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn., Pagi ini  saya turut berbahagia dengan bertambahnya dokter gigi baru sebanyak 51 yang melengkapi lulusan UPDM(B) menjadi 3601 dan Indonesia masih memerlukan banyak dokter gigi, profesi dokter gigi menjadikan dunia ini damai dimana profesi ini membauat banyak orang tersenyum, perkembangan teknologi mempengaruhi juga profesi dokter gigi maka teruslah belajar dan janga lupa ahlak yang harus dijaga, semoga kita bermanfaat bagi banyak orang.

Ketua Pembina drg. RM. H. Hermanto, JM, SKG, MM yang diwakili oleh Ketua Pengurus Ys. UPDM, Ignatius Kusmanto, S.Kom, dalam sambutannya mengingatkan bahwa para dokter gigi baru akan menghadapi tugas baru yaitu tugas profesi dalam rangka mengamalkan ilmu serta mengabdikan diri pada masyarakat, bangsa dan Negara, terus belajar untuk berkarya agar Indonesia bebas dari penyakit mulut seperti perjuangan pendiri dan Bapak Dokter Gigi Indonesia Prof. Dr. Moestopo dan selalu memngingat warisannya yang berupa tujuh mutiara yaitu 1. Multipurpose culture, land use mix farming (semua yang ada di dunia ini berguna ganda dan semua bisa dikerjakan dengan berdaya guna dan berhasil guna, 2. Self help, self propelling growth (harus bisa menolong diri sendiri dan semua akan tumbuh dan berjalan dengan sendirinya, 3. Do it ( kerjakan apa yang bisa dikerjakan (jangan malas) dengan kerja kita dapat duit (rezeki) setelah dapat duit kudu iwit-iwit (sederhana), 4.Problem solving (setiap persoalan harus bisa/berani/mampu dipecahkan dan tidak boleh lari dari persoalan yang dihadapi, 5.Check and recheck (jangan percaya pada diri sendiri dan jangan percaya pada orang lain), 6. Keep it simple and smilling sweet (buatlah semua itu dengan mudah dan percaya diri, jangan sesuatu itu dipersukar karena membuat stres, tersenyumlah dengan manis karena senyum adalah anugrah Tuhan Yang maha Esa, 7. Segala usaha manusia akhirnya diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai Sang Khalik dan Pencipta Alam. Ini bukan akhir tapi langkah awal memenyebarkan ilmu yang didapat dan banyak tantangan dalam melakukannya untuk itu terus belajar dan berkarya.

Upacara angkat sumpah diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ustad Faris Fariansyah, SE secara Islam yang diikuti oleh para hadirin yang hadir dan diakhiri dengan pemberian ucapan terima kasih kepada para orang tua masing-masing yang dipenuhi oleh rasa haru dan foto bersama sumpahwan dengan Dekan FKG UPDM (B) beserta jajarannya, Rektor dan Wakil Rektor I, dan III Ketua Pengurus Harian Yayasan UPDM dan Wakil Alumni FKG UPDM(B) dan para pimpinan Fakultas dan Pasca Sarjana, dan para Undangan yang hadir.

HUMAS – sl

Menteri Sosial Resmikan Monumen Patung Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Moestopo di Kediri Jawa Timur

Kediri, 18 Desember 2017

Menteri Sosial R.I., Khofifah Indar Parawansa meresmikan monumen patung Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (18/12/2017). Hadir dalam acara tersebut Bupati Kediri Hj. Haryanti Sutrisno, Pimpinan dan Karyawan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), para Veteran, Pemuka Masyarakat, serta Siswa Sekolah Desa Ngadiluwih.

Bersamaan dengan acara peresmian Monumen Prof Dr Moestopo, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta menyelenggarakan bakti sosial. Acara bakti sosial diawali dengan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gigi dan mulut, serta kampanye sikat gigi massal untuk murid sekolah dasar.

Ketua Yayasan Universitas Prof Dr Moestopo, Dr. RM. H. Hermanto, JM, SKG, drg, MM., dalam sambutannya pada acara tersebut mengutarakan bahwa, Yayasan dan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) serta keluarga besar almarhum Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Moestopo, mengucapkan terima kasih kepada Menteri Sosial dan Bupati Kediri, serta masyarakat desa Ngadiluwih atas diresmikannya monumen patung Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo di Desa Ngaduluwih Kabupaten Kediri”.

Kedepannya Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo akan menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri, antara lain dalam bidang pendidikan, dengan mendirikan Sekolah Farmasi, Sekolah Tinggi Kesehatan serta Sekolah Tinggi lainnya. Sebelum meninggal dunia, Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo memberikan pesan antara lain, tentang Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; Penghormatan kepada orangtua dan guru; Kehormatan dan ketaatan kepada Negara Republik Indonesia dan Undang-Undang Dasar 1945; Rajin menambah pengetahuan dan bekerja;  Berjuang dan membangun sampai akhir hayat; Mengimplementasikan butir-butir Pancasila dalam tingkah laku sehari-hari.

Bupati Kediri, Hj. Haryanti Sutrisno dalam sambutannya mengatakan, Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo merupakan sosok yang banyak berjasa tidak hanya di Kabupaten Kediri namun juga kepada bangsa dan negara. Pengabdiannya sebagai seorang Tokoh Militer dan juga Tokoh Akademisi mendorong berdirinya Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Kediri bahwa putra daerah dapat menjadi salah satu tokoh Pahlawan Nasional. Pembangunan monumen tidak hanya sebagai wujud penghargaan kepada Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo, tapi juga menginspirasi masyarakat untuk meneladani dan meneruskan perjuangan beliau dalam membangun bangsa dan negara. Ke depannya diharapkan iklim perekonomian di sekitar Taman Ngadiluwih dan Monumen Mayjen TNI Prof. Dr. Moestopo dapat semakin berkembang. Pengunjung yang datang kian bertambah sehingga kawasan Ngadiluwih bisa menjadi destinasi wisata baru.

Acara peresmian monumen dilanjutkan dengan penandatanganan hibah monumen patung Prof. Dr. Moestopo oleh Ketua Yayasan UPDM dan Bupati Kediri. Serta dilanjutkan dengan penandatangan prasasti peresmian monumen patung oleh Menteri Sosial RI. Pada penutup acara, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Bupati Kediri Hj. Haryanti Sutrisno, serta Ketua Yayasan UPDM Dr. RM. H. Hermanto, JM, SKG, drg, MM. menyerahkan sembako gratis kepada masyarakat desa Ngadiluwih.

Menteri Sosial RI mengimbau, agar masyarakat Kabupaten Kediri dan sekitarnya tidak hanya berkunjung di lokasi tersebut, namun juga meneladani jiwa, semangat, dan pengorbanan sosok Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo sebagai tokoh militer, akademisi, serta pejuang PETA. Peletakan patung tersebut merupakan hibah dari Yayasan Universitas Dr. Moestopo kepada Pemerintah Kabupaten Kediri. Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri adalah tanah kelahiran Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo. Monumen yang didirikan, selain dapat menjadi pengingat jasanya, juga menjadi sarana edukasi untuk warga, sekaligus menjadi obyek wisata baru. Masyarakat bisa lebih mengenal sosok pahlawan nasional lewat prasasti yang telah tertulis di monumen itu. (isy-Humas)

 

ANGKAT SUMPAH DOKTER GIGI BARU FKG UPDM(B)

Jakarta, 13 Desember 2017

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), kembali menyelenggarakan angkat sumpah bagi dokter gigi baru lulusan semester ganjil tahun akademik 2017/2018 di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Jakarta Selatan pada hari Selasa, 12 Desember 2017 dihadiri oleh Ketua Pengurus : Ignatius Kusnanto, S.Kom, Rektor  Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn., Wakil Rektor I Dr. Andriansyah, M.Si, Wakil Rektor II Dr. Sumarhadi, SE., MM., Wakil Rektor III Dr. Bambang Winarso, M.Sc., Dekan FKG UPDM (B) Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM beserta jajarannya, PLT. Dekan FE Dr. Wibowo, SE., M.Phil, Dekan FIKOM Dr. Prasetya Yoga Santoso, MM., Kepala RSGM UPDM, Kepala Rumah Sakit Polri dan Wakil dari Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

Setelah seluruh Pimpinan Yayasan, Rektorat dan Fakultas memasuki ruangan upacara, seluruh hadirin menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Dekan FKG UPDM(B). Upacara pengangkatan sumpah dokter gigi baru dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM., dilanjutkan dengan laporan akademik oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Mirna Febriani, drg, M.Kes.

Prosesi pengangkatan sumpah di awali dengan Pengucapan lafal sumpah dokter gigi di pimpin oleh Dekan FKG diikuti oleh 30 orang dokter gigi baru yang didampingi oleh rohaniawan Islam Ustad Faris Fariansyah SE., dan rohaniawan Kristen Protestan Pdt. Rittar Nababan, S.Th., MM dilanjutkan dengan pembacaan doa dan pengukuhan yang didampingi oleh para rohaniawan, selanjutnya penandatangan naskah sumpah oleh para dokter baru dan Dekan FKG serta Rektor UPDM(B) dan Rohaniwan yang didampingi oleh Wakil Dekan I Dr. Mirna Febriani, drg, M.Kes., Wakil Dekan II Herlia Nur Istindiah, drg., M.Si., SpOrto, Kaprodi Akademik Nety Trisnawaty, drg, Ph.d dan Kaprodi Profesi Ika Anisyah, drg, Sp.KGA dilanjutkan penyerahan buku kode etik kedokteran gigi secara simbolis dari Ketua Ikatan Alumni FKG UPDM(B) kepada Nadia Maulidina Humaira, drg mewakili dokter gigi baru selanjutnya pemberian piagam penghargaan kepada lulusan terbaik Nadia Maulidina Humaira, drg dilanjutkan penyerahan kenang-kenangan dari Nadia Maulidina Humaira, drg mewakili dokter gigi baru kepada Rektor UPDM(B), Dekan FKG UPDM(B) dan Ketua Ikatan Alumni FKG UPDM(B) selanjutnya penyerahan Alumni dari Ketua Senat Mahasiswa FKG Christian Stefanus kepada Wakil Dekan I Dr. Mirna Febriani, drg., M.Kes selanjutnya diserahkan kepada ketua alumni FKG UPDM (B) Drg. Dwi Harianto

Sambutan-sambutan diawali dengan Ketua panitia acara sumpah dokter gigi baru Hizkia Jusuf Tarawan, drg menyampaikan banyak terima kasih kepada dosen-dosen yang banyak membimbing para dokter gigi baru dengan sabar dan kasih sayangnya juga kepada orang tua yang dengan sabar dan banyak pengorbanan membantu untuk menyelesaikan pendidikan dokter gigi dilanjutkan dengan perwakilan dokter gigi baru Nadia Maulidina Humaira, drg. Pertama-tama bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugrah yang diberikan dan menyampaikan banyak terima kasih kepada orang tua kita yang telah merawat dan membesarkan kita serta berjuang untuk kita sampai menjadi seperti sekarang ini dengan kesabarannya semoga kita dapat membalasnya, kami persembahkan keberhasilan ini untuk ayah dan ibu, terimakasih juga kepada dosen-dosen yang banyak membimbing kami dengan sabar dan kasih sayangnya membantu untuk menyelesaikan pendidikan dokter gigi, semoga yang telah kami dapatkan hari ini dapat menjadi bakti kami, kepada teman sejawat dokter gigi baru terima kasih atas kebersamaannya dan atas kerja kerasnya untuk kita sampai pada hari ini dan menjadi bekal kita terjun kemasyarakat dilanjutkan dengan perwakilan orang tua dokter gigi baru Ibu Ir. Welny Mathias yang mengucapkan puji syukur kepada Allah yang telah memberikan rahmatnya atas keberhasilan ini dan terima kasih atas kesempatan ini, proses pendidikan dokter gigi adalah sebuah kesempatan yang tidak didapat secara mudah karena tidak semua orang yang mendapatkan kesempatan untuk dapat belajar ini masih banyak diluar sana yang punya keinginan yang sama untuk dapat menjadi dokter gigi. Mengucapkan banyak terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing dan mengarahkan para dokter gigi baru sampai pada titik hari ini dan juga pesan kepada dokter gigi baru untuk selalu ingat peranan orang-orang sekeliling yang juga tidak kalah peranannya. Teruslah bekerja keras kreatif dan inovatif, menjaga sikap untuk lebih baik, kepada civitas akademika terima kasih atas bantuan dan bimbingannya, kamilah yang paling berbahagia menghantarkan anak-anak kami menggapai cita-citanya.

Dalam sambutannya Dekan FKG UPDM(B) Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM menyatakan selamat ulang tahun kepada Rektor yang berulang tahun pada hari ini, sebelumnya para dokter gigi sebagai mahasiswa dan kini sebagai teman sejawat mengingatkan bahwa peranan orang tua untuk para dokter gigi baru adalah sangat penting dan jalinan hubungan ini jangan diputus karena telah lulus menjadi dokter gigi karena adat ketimuran kita harus selalu dijaga keharmonisannya, rohaniawan yang mendampingi dalam sumpah tadi juga tidak lepas peranannya dimana universitas Moestopo membawa Beragama dibelakangnya dengan makna yang sangat kuat bahwa Agama yang dianut para dokter gigi harus selalu dipelihara dan didalami makna dan hakekatnya, dan semoga dapat meneruskan kependidikan yang lebih ataupun mencari ijabsah untuk membina keluarga sakinah, mawadah dan waromah sekali lagi selamat juga kepada para orang tua.

Rektor  UPDM(B) Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn., mengucapkan banyak terima kasih atas ucapan ulang tahunnya dan hari ini genap 26 tahun saya mengabdi di UPDM(B), kepada dokter gigi baru teruslah belajar karena ilmu selalu berkembang, dalam kesempatan ini juga saya memberitahukan bahwa Dr. Mirna Febriani, drg, M.Kes., akan ke luar negeri untuk seminar dan kursus singkat dan mencari informasi peralatan kedokteran gigi yang lebih baik dari Jepang dan Jerman, 30 dokter gigi baru yang dikukuhkan saat ini luar biasa perjuangannya dan selamat menjadi dokter gigi, jagalah nama baik Fakultas dan Universitas dan menjalin hubungan yang baik dengan sesama alumni yang sampai saat ini sudah mencapai kurang lebih 3600 dokter gigi dan 32000 lebih dokter gigi alumni dari beragam Universitas yang ada dan teruslah belajar.

Ketua Pembina drg. RM. H. Hermanto, JM, SKG, MM yang diwakili oleh Ketua Pengurus Ys. UPDM, Ignatius Kusmanto, S.Kom, dalam sambutannya mengingatkan bahwa para dokter gigi baru akan menghadapi tugas baru yaitu tugas profesi dalam rangka mengamalkan ilmu serta mengabdikan diri pada masyarakat, bangsa dan Negara, terus belajar untuk berkarya agar Indonesia bebas dari penyakit mulut seperti perjuangan pendiri dan Bapak Dokter Gigi Indonesia Prof. Dr. Moestopo dan selalu memngingat warisannya yang berupa tujuh mutiara yaitu 1. Multipurpose culture, land use mix farming (semua yang ada di dunia ini berguna ganda dan semua bisa dikerjakan dengan berdaya guna dan berhasil guna, 2. Self help, self propelling growth (harus bisa menolong diri sendiri dan semua akan tumbuh dan berjalan dengan sendirinya, 3. Do it ( kerjakan apa yang bisa dikerjakan (jangan malas) dengan kerja kita dapat duit (rezeki) setelah dapat duit kudu iwit-iwit (sederhana), 4.Problem solving (setiap persoalan harus bisa/berani/mampu dipecahkan dan tidak boleh lari dari persoalan yang dihadapi, 5.Check and recheck (jangan percaya pada diri sendiri dan jangan percaya pada orang lain), 6. Keep it simple and smilling sweet (buatlah semua itu dengan mudah dan percaya diri, jangan sesuatu itu dipersukar karena membuat stres, tersenyumlah dengan manis karena senyum adalah anugrah Tuhan Yang maha Esa, 7. Segala usaha manusia akhirnya diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai Sang Khalik dan Pencipta Alam. Ini bukan akhir tapi langkah awal memenyebarkan ilmu yang didapat dan banyak tantangan dalam melakukannya untuk itu terus belajar dan berkarya.

Upacara angkat sumpah diakhiri dengan pembacaan doa oelh Ustad Faris Fariansyah, SE secara Islam yang diikuti oleh para hadirin yang hadir dan diakhiri dengan pemberian ucapan terima kasih kepada para orang tua masing-masing yang dipenuhi oleh rasa haru dan foto bersama sumpahwan dengan Dekan FKG UPDM (B) beserta jajarannya, Rektor dan Wakil Rektor I, II,dan III Ketua Pengurus Harian Yayasan UPDM dan Wakil Alumni FKG UPDM(B) dan para pimpinan Fakultas, dan para Undangan yang hadir.

HUMAS – sl

 

Mahasiswa/i FEB Moestopo Menjadi Juara 3 Dalam Perlombaan “AUDINATION – Audit Untuk Negeri”

Mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menjadi Juara 3 dalam Perlombaan Cerdas Cermat di “AUDINATION – Audit Untuk Negeri”, yang diselenggarakan pada tanggal 27-30 November 2017 di Pusdiklat BPK RI  – Jl. Bina Warga II Kalibata, Jakarta Selatan.

“AUDINATION – Audit Untuk Negeri merupakan perlombaan Audit tingkat nasional yang pertama kali diadakan oleh Pusdiklat BPK RI dan akan diikuti oleh mahasiswa/i dari seluruh Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia.

Adapan programnya terdiri dari : Seminar ( AudiShare ) oleh Menristekdikti; Games: AudiKnow ( Cerdas Cermat), AudiTisme ( Debat Audit ), AudiRace ( Praktikum Audit), Audea ( Karya Tulis ) , AuDesign ( FGD ), AudiCreate ( Publikasi Karya Inovasi Audit – bisa dikuti mahasiswa fakultas lain); AudiTour: melihat fasilitas pembelajaran di Pusdiklat; Penayangan Film “ Sang Penjaga” tentang Suka Duka Profesi sebagai seorang Auditor; Juga terdapat Music Corner dan Food Bazaar di area acara ini berlangsung; Seluruh peserta mendapatkan Sertifikat dari BPK RI dan berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik dan trophy bergilir.

“AUDINATION – Audit Untuk Negeri” diselenggarakan diharapkan agar lebih tersosialisasi mengenai peran Auditor dalam pemerintahan secara utuh, dapat menarik minat dari para mahasiswa/i untuk mempelajari mengenai Audit dari sumber yang terpercaya sehingga akan melahirkan auditor-auditor yang cerdas dan handal.

Peserta dalam kegiatan tersebut, antara lain : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Universitas Indonesia,  Univ. Mercu Buana, Kalbis Institute, UPN Yogyakarta, UPN Jakarta, UKRIDA, GUNADARMA, UMM, Politeknik Negeri Medan. (Isy-Humas)

 

 

PEMBERIAN HADIAH LOMBA VIDEO PENDEK DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2017

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November 2017 mengadakan lomba video pendek yang mengusung tema  “Semangat Muda Untuk Indonesia”. Lomba berlangsung dari tanggal 26 September 2017 sampai dengan 1 November 2017 dengan durasi video 1 – 3 menit dengan mengangkat semangat kepahlawanan Prof. Dr. Moestopo.

Pemenang lomba video pendek yaitu : juara I :  Supo Reyhan Withasena (FKG), Juara 2 : Aden Sety (Fikom), Juara 3 : Agitha MP (FKG). Penyerahan hadiah dilakukan oleh Dr. Bambang Winarso, M.Sc (Wakil Rektor III UPDM (B)), Dr. Mediana Handayani, M.Si (Ka.Biro Pengembangan & Kerja Sama UPDM (B)), dan drg. Ferry jaya, M.Si (Kepala Pusat Pemasaran dan Humas UPDM (B)), Pada hari Jum’at, tanggal 17 November 2017 di Ruang Wakil Rektor III UPDM (B) Jakarta. Acara ditutup dengan foto bersama. (Isy-Humas)

 

Studium Generale Increasing Indonesia-Latin America Relations in the Changing Global Affairs

Studium generale dilaksanakan di kampus I Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), diawali dengan penandatanganan MoU antara Universidad Nacional La Plata, Argentina dengan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Indonesia oleh  Prof. Ezequiel Ramoeneda dari koordinator Center for Southeast Asian Studies dan Andre Ardi, S.Sos. M.Si Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) disaksikan oleh H.E. Ambassador Mr. Ricardo Louis Bocalandro dari Kedutaan Argentina. Kegiatan tersebut diadakan pada kamis, 16 November 2017 di Aula Fisip Kampus I UPDM (B) Jakarta.

Hadir dalam kegiatan terserbut Wakil Rektor III UPDM (B) Dr. Bambang Winarso, M.Sc, Dekan Fisip UPDM (B) Dr. Taufiqurokhman, M.Si dan jajarannya, serta  dosen di lingkungan UPDM (B), dan Kedutaan Besar Argentina di Indonesia, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kemenlu RI.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor III UPDM (B). Dilanjutkan dengan Kuliah tamu disampaikan oleh Prof. Ezequiel Ramoeneda Center for Southeast Asian Studies tentang Increasing Indonesia-Latin America Relations in the Changing Global Affairs. Dimoderatori oleh Ibu Kesi Yovana, dosen sekaligus pendiri Centre for Latin America. Dalam paparannya dijelaskan mengenai bagaimana meningkatkan hubungan antar negara-negara Asia dan Amerika Latin dengan adanya beberapa persamaan antara negara-negara Asia dan Amerika Latin. Dalam kuliah umum tersebut dapat diketahui bahwa kedua belah pihak memiliki latar belakang negara yang hampir sama. Sehingga dalam menghadapi perkembangan dunia kedua belah pihak dapat saling sharing sehingga dinilai penting dalam melakukan peningkatan hubungan ini untuk saling berbagi pengalaman satu sama lain.

Setelah sesi studium generale, terdapat sesi tanya jawab. Pertanyaan datang dari beberapa mahasiswa seputar bagaimana upaya peningkatan hubungan Asia dan Amerika Latin khususnya dalam bidang budaya dan pendidikan. Acara ditutup dengan pemberian cindera mata kepada Prof. Ezequiel Ramoeneda Center for Southeast Asian Studies dan H.E. Ambassador Mr. Ricardo Louis Bocalandro dari Kedutaan Argentina oleh Wakil Dekan Fisip UPDM (B) dan  Wakil Rektor III UPDM (B).

Pelatihan Penulisan Jurnal Internasional di UPDM (B)

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Jurnal Internasional bagi para dosen UPDM (B). Pembicara dalam acara tersebut Prof. Dr. Ir. Triyuni Soemartono, MM. Acara diselenggarakan pada hari Senin, 6 November 2017, di Kampus FKG lt. 6 Bintaro Permai, Jakarta. Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor I Dr. Andriansyah, M.Si, Wakil Rektor III Dr. Bambang Winarso, M.Sc, serta para dosen UPDM (B).

Dalam paparannya Prof. Dr. Ir. Triyuni Soemartono, MM menyampaikan bagaimana kiat-kiat menulis jurnal internasional yaitu : Kualitas penelitian yang baik; Kualitas tulisan yang baik; Berlatih secara terus-menerus dalam menulis paper standar jurnal internasional; Pilih jurnal internasional yang sesuai; Merespon komentar reviewer dan editor secara positif dan konstruktif.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Dharma Penelitian, serta untuk meningkatkan kuantitas penulisan jurnal internasional di UPDM (B). Acara ditutup dengan foto bersama. (Isy-Humas UPDM (B)

viewporntube indobokep