FEB Moestopo Dorong Kepemimpinan Terintegrasi untuk Hadapi Disrupsi dan Wujudkan Bisnis Berkelanjutan
Jakarta, 5 September 2026 — Menghadapi perubahan dunia bisnis yang semakin dinamis, kemampuan memimpin tidak cukup hanya dengan mengandalkan kemampuan mengambil keputusan. Dibutuhkan pemimpin yang mampu berpikir strategis, berkolaborasi, beradaptasi, serta mendorong inovasi untuk memastikan keberlanjutan organisasi.
Semangat tersebut menjadi fokus
Kuliah Umum Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Prof. Dr. Moestopo
(Beragama) Tahun Akademik 2026/2027 dengan tema “Integrated Leadership:
Mengintegrasikan Strategi, Tata Kelola dan Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan.”
Kegiatan yang digelar pada Sabtu
(5/9/2026) di Kampus I UPDM(B), Jakarta, menjadi ruang akademik bagi mahasiswa
untuk memperluas wawasan mengenai kepemimpinan dan strategi menghadapi
perubahan di dunia bisnis.
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua
Program Studi Magister Manajemen FEB Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama),
Dr. Jubery Marwan, M.M., mengatakan bahwa tantangan ke depan membutuhkan
kemampuan untuk membangun kolaborasi sekaligus menerjemahkan teori ke dalam
praktik.
“Ke depan kita semua harus bisa
berkolaborasi. Kegiatan ini adalah kuliah umum tentang bagaimana kita dapat
mengintegrasikan dan mengelola strategi serta mengimplementasikan teori-teori
tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FEB
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. Thamrin Lanori, S.E., M.Si.,
menegaskan bahwa pendidikan di Universitas Moestopo tidak hanya berorientasi
pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas
mahasiswa.
“Saudara tidak hanya belajar ilmu
pengetahuan, melainkan juga dididik menjadi mahasiswa yang punya integritas
serta berani menghadapi perubahan, sehingga dapat memberikan kontribusi kepada
masyarakat, bangsa dan negara, khususnya bagi Universitas Moestopo,” ungkapnya.
Kuliah umum tersebut menghadirkan
Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. Muhammad Saifulloh,
S.Sos., M.Si., sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, konsep Integrated
Leadership menempatkan strategi, manajemen, dan inovasi sebagai tiga elemen
penting yang saling menguatkan dalam membangun keberlanjutan bisnis. Strategi
memberikan arah, manajemen memastikan strategi dapat diimplementasikan,
sedangkan inovasi menjadi penggerak pertumbuhan sekaligus menjaga relevansi
organisasi di tengah perubahan.
Kepemimpinan visioner juga
menjadi bagian penting dalam menghadapi era disrupsi. Seorang pemimpin dituntut
mampu membaca perubahan, melihat peluang, menginspirasi tim, dan mengarahkan
organisasi untuk terus beradaptasi.
Melalui kegiatan ini, FEB
Moestopo tidak hanya membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami konsep
kepemimpinan secara akademik, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang
strategis dalam berpikir, berintegritas dalam bertindak, adaptif menghadapi
perubahan, dan inovatif dalam menciptakan solusi.
Sebab, di tengah dunia yang terus
berubah, pemimpin masa depan bukan hanya mereka yang mampu mengikuti perubahan,
tetapi mereka yang mampu mengarahkan perubahan menjadi peluang.
FEB Moestopo — Membangun
Pemimpin, Menggerakkan Inovasi, Menyiapkan Masa Depan.