• 0217252225
  • Jl. Hang Lekir I No. 8 Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 10270

Dies Natalis dan Wisuda ke-65 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) “Dari Moestopo untuk Indonesia: Semangat Kebangkitan Generasi Intelektual” Tagline: Be Yourself, Unlock Your Power

Dies Natalis dan Wisuda ke-65 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)  “Dari Moestopo untuk Indonesia: Semangat Kebangkitan Generasi Intelektual”  Tagline: Be Yourself, Unlock Your Power

Dies Natalis dan Wisuda ke-65 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) “Dari Moestopo untuk Indonesia: Semangat Kebangkitan Generasi Intelektual” Tagline: Be Yourself, Unlock Your Power

Jakarta, 20 Mei 2026 — Momentum penuh kebanggaan, haru, dan semangat kebangkitan intelektual mewarnai pelaksanaan Dies Natalis dan Wisuda ke-65 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang digelar secara megah di Jakarta Convention Center, Rabu (20/5/2026). Mengusung tema besar “Dari Moestopo untuk Indonesia: Semangat Kebangkitan Generasi Intelektual” dengan tagline “Be Yourself, Unlock Your Power”, wisuda tahun ini menjadi simbol lahirnya generasi baru Indonesia yang siap menjawab tantangan zaman melalui ilmu pengetahuan, karakter, kreativitas, serta integritas kebangsaan.

Pada prosesi wisuda kali ini, sebanyak 699 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan Sarjana, Magister, dan Doktor dari berbagai fakultas di lingkungan universitas. Rinciannya terdiri atas:

  • 97 lulusan Fakultas Kedokteran Gigi
  • 288 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • 160 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • 154 lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi

Wisuda ke-65 ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga menghadirkan nuansa yang modern, kreatif, dan inspiratif. Prosesi pembukaan dikemas secara sinematik melalui tayangan visual yang menggambarkan perjalanan perjuangan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan di tengah dinamika sosial, tantangan ekonomi, perubahan teknologi, hingga tuntutan kehidupan di era digital.

Penampilan seni budaya Nusantara yang memadukan unsur tradisional dan modern turut memperkuat pesan persatuan, keberagaman, serta semangat kebangkitan generasi muda Indonesia. Suasana haru semakin terasa ketika para wisudawan terbaik lintas fakultas menerima penghargaan secara langsung di atas panggung bersama orang tua mereka. Momen tersebut menjadi simbol bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya lahir dari kerja keras mahasiswa, tetapi juga dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga.

Ketua Pengurus Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Dr. RM. H. Hermanto JM, S.K.G., drg., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema wisuda tahun ini bukan sekadar slogan seremonial, melainkan pesan moral bagi para lulusan agar mampu hadir sebagai generasi intelektual yang membawa dampak nyata bagi bangsa.

“Gelar yang saudara sandang hari ini bukan tanda akhir, melainkan awal dari pengabdian. Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu mengubah ilmu menjadi solusi, kritik menjadi aksi, dan kecerdasan menjadi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya karakter dan integritas di tengah perkembangan dunia digital dan sistem kerja hybrid yang terus berkembang. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

“Moestopo mendidik bukan hanya untuk melahirkan orang pintar, tetapi manusia yang memiliki nurani, etika, dan keberpihakan kepada bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. Muhammad Saifulloh, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa wisuda merupakan momentum penting yang menandai lahirnya generasi intelektual baru Indonesia. Menurutnya, prosesi wisuda bukan sekadar pengambilan ijazah atau seremoni formal, melainkan pengukuhan tanggung jawab moral dan sosial para lulusan untuk berkarya bagi negeri.

“Hari ini saudara tidak hanya menerima gelar akademik, tetapi juga amanah untuk hadir di tengah masyarakat sebagai intelektual yang membawa perubahan, solusi, dan pengabdian,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perjuangan para mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di tengah berbagai tantangan kehidupan. Banyak di antara para wisudawan yang harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, keluarga, hingga menghadapi tekanan ekonomi dan perubahan sosial yang begitu cepat.

“Di balik toga yang dikenakan hari ini, ada perjuangan panjang, air mata, pengorbanan, dan doa yang luar biasa,” katanya.

Ketua Pelaksana Wisuda, Dr. T. Herry Rachmatsyah, S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa tema wisuda tahun ini sangat relevan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei. Ia menyebut bahwa kebangkitan generasi muda saat ini tidak lagi dimaknai sebagai perjuangan fisik melawan penjajahan, melainkan perjuangan menghadapi ketertinggalan ilmu pengetahuan, disrupsi teknologi, krisis moral, serta kompetisi global yang semakin kompleks.

“Bangsa ini membutuhkan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, kepedulian sosial, dan keberanian untuk membawa perubahan,” jelasnya.

Menurutnya, tagline “Be Yourself, Unlock Your Power” menjadi pesan kuat agar setiap lulusan mampu mengenali potensi terbaik dalam dirinya dan berani menjadi pribadi yang autentik, kreatif, serta berdampak bagi lingkungan sekitar.

Momentum wisuda tahun ini juga mendapat apresiasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., yang menilai bahwa keberhasilan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dalam meluluskan mahasiswa hingga jenjang pascasarjana menunjukkan kualitas tata kelola akademik yang baik serta komitmen terhadap mutu pendidikan tinggi.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi saat ini harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, tesis dan disertasi para lulusan tidak boleh berhenti sebagai dokumen akademik di perpustakaan, tetapi harus mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Kekuatan seorang Magister dan Doktor bukan terletak pada rumitnya teori yang disampaikan, tetapi pada kemampuannya menyederhanakan masalah menjadi solusi nyata yang bisa dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Ucapan selamat turut disampaikan Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono Anung Wibowo, melalui tayangan video yang diputar dalam acara. Ia berharap Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) terus menjadi pelopor pendidikan yang melahirkan insan unggul, inovatif, dan memiliki daya saing global.

Selain prosesi akademik, acara wisuda juga menghadirkan berbagai kisah inspiratif dari para lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan di tengah keterbatasan dan tantangan hidup. Ada mahasiswa yang tetap kuliah sambil bekerja, para ibu rumah tangga yang berhasil meraih gelar magister, hingga mahasiswa dari daerah yang menempuh pendidikan dengan penuh perjuangan demi mewujudkan mimpi dan harapan keluarga.

Wisuda ke-65 ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap mahasiswa berprestasi melalui pemberian beasiswa senilai Rp10 juta kepada lulusan terbaik dari masing-masing fakultas. Program penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen universitas dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul sekaligus mendorong lahirnya generasi akademik yang kompetitif dan berdaya saing.

Pemberian beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang dinilai memiliki capaian akademik terbaik selama menjalani masa studi di lingkungan universitas. Selain menjadi penghargaan atas kerja keras dan dedikasi mahasiswa, program tersebut diharapkan mampu memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas akademik maupun nonakademik.

Semangat perjuangan para wisudawan menjadi refleksi bahwa pendidikan tinggi tetap menjadi jalan penting dalam membangun masa depan bangsa. Melalui momentum Dies Natalis dan Wisuda ke-65 ini, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.

Dengan semangat “Dari Moestopo untuk Indonesia”, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi intelektual yang hadir di tengah masyarakat sebagai pembawa solusi, penggerak perubahan, serta inspirasi bagi Indonesia yang lebih maju.

 

 

  • Wisuda Universitas Moestopo, Be Yourself, Unlock Your Power, Diktisaintek Berdampak