• 0217252225
  • Jl. Hang Lekir I No. 8 Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 10270

Dubes Venezuela Bahas Isu Global di Prodi Hubungan Internasional Univesitas Moestopo

Dubes Venezuela Bahas Isu Global di Prodi Hubungan Internasional Univesitas Moestopo

Dubes Venezuela Bahas Isu Global di Prodi Hubungan Internasional Univesitas Moestopo

Jakarta — Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Bolivarian Venezuela untuk Indonesia dalam sebuah diskusi akademik yang membahas dinamika politik, keamanan, dan hubungan internasional Venezuela dalam konteks perkembangan global terkini di Pusat Kajian Amerika Latin pada Senin, 26 Januari 2026.

 

Dalam pemaparannya, Duta Besar Venezuela, Yang Mulia Enrique Antonio Acuna Mendoza, menjelaskan bahwa kondisi pemerintahan Venezuela saat ini berada dalam situasi yang terkendali dan kondusif, dengan kepemimpinan sementara dijalankan oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez sesuai dengan mekanisme konstitusional yang berlaku. Pemerintah Venezuela, menurutnya, tengah melakukan konsolidasi dan pendalaman materi hukum terkait dinamika internasional yang sedang berlangsung, guna memastikan setiap langkah kebijakan tetap sejalan dengan prinsip hukum internasional.

 

“Kami berkomitmen menjaga kesinambungan pemerintahan sesuai prinsip konstitusional. Pemerintah Venezuela memilih pendekatan institusional dan berbasis hukum internasional, serta membuka ruang kontribusi akademik dalam memperkaya perspektif global atas situasi yang berkembang,” ungkap Duta Besar Venezuela.

 

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun hubungan diplomatik formal antara Venezuela dan Amerika Serikat saat ini tidak berjalan, kanal komunikasi antar pimpinan negara tetap terbuka. Hingga kini, belum terdapat kepastian mengenai perkembangan lebih lanjut terkait dinamika pemerintahan nasional, sementara perhatian pemerintah tertuju pada perkembangan situasi keamanan ke depan.

 

Wakil Dekan FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Andre Ardi, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai ruang dialog akademik dalam merespons isu-isu global yang berdampak pada tatanan hukum dan keamanan internasional.

 

“Kampus memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk membuka ruang diskusi berbasis ilmu pengetahuan. Kunjungan ini memperkaya perspektif mahasiswa dan dosen dalam memahami dinamika konflik internasional secara lebih utuh dan berimbang,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua Pusat Kajian Amerika Latin (Centre for Latin America Studies - CeLA), Kesi Yovana, menambahkan bahwa dinamika yang dihadapi Venezuela tidak dapat dilepaskan dari sejarah panjang kebijakan sanksi ekonomi, khususnya di sektor energi, yang turut berdampak pada negara-negara mitra di kawasan dan di tingkat global.

 

“Situasi ini menunjukkan bagaimana isu sanksi ekonomi, politik energi, dan keamanan internasional saling beririsan. Hal ini menjadi bidang kajian penting bagi akademisi, terutama dalam lingkup studi hubungan internasional,” ungkapnya.

 

Ketua Program Studi Hubungan Internasional, Nadirah, menegaskan bahwa kontribusi akademik baik melalui skripsi, tesis, publikasi ilmiah, maupun forum diskusi dapat berperan sebagai bagian dari knowledge-based diplomacy yang semakin relevan dalam situasi global yang terus berkembang saat ini.

 

“Kami mendorong mahasiswa dan dosen untuk menjadikan isu global seperti ini sebagai bahan kajian ilmiah yang kritis dan berimbang. Akademisi memiliki peran strategis dalam membangun analisis berbasis data dan teori yang dapat memberi perspektif terkini  dalam pembahasan isu internasional,” tegasnya.

 

Kegiatan ini turut berkontribusi pada penguatan dialog dan pertukaran informasi yang berimbang melalui interaksi terbuka dengan kalangan akademisi, yang akan dilanjutkan melalui diskusi lanjutan serta konferensi daring dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia dan Venezuela.

 

Melalui kunjungan yang turut dihadiri perwakilan dosen dan mahasiswa, Program Studi Hubungan Internasional Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif dalam menghidupkan diskusi akademik mengenai isu-isu global dan memperkuat pemahaman yang berlandaskan kajian ilmiah terhadap dinamika hubungan internasional.

  • Universitas Moestopo, Hubungan Internasional FISIP Universitas Moestopo, Diskusi Akademik, Duta Besar Rebpublik Bolivarian Venezuela, Diktisaintek Berdampak