“Program Magister Management Universitas Prof. Dr. Moestopo(Beragama) di Akreditasi”

Jakarta, 12 Februari 2018

Direktur Pascasarjana UPDM (B), Prof. Dr. Paiman Rahardjo, M.Si, mengemukakan kepada Asessor bahwa kejujuran adalah konsep yang diutamakan sebagai konsekwensi pencantuman kata “Beragama” pada nama UPDM (B). Demikian cuplikan sambutan Direktur Pascasarjana pada acara Pembukaan Visitasi Akreditasi Program Studi Magister Management Pascasarjana UPDM (B), Jumat, 9 Februari 2018, di Kampus Merah Putih Hang Lekir Jakarta. Prof Dr Made Sudharma dari Universitas Brawijaya dan Dr Siti Komariah, MSi dari Universitas Jember bertindak sebagai Asessor dalam rangkaian Akreditasi tersebut.

Hadir dalam kesempatan ini antara lain Ketua Pengurus Yayasan UPDM Ignatius Kusnanto, S.Kom,  Rektor Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn., Wakil Rektor I Dr. Andriansyah, M.Si., Wakil Rektor II : Dr. Sumarhadi, SE., MM., Wakil Rektor III : Dr. Bambang Winarso, M.Sc., dari Program Pascasarjana antara lain Direktur Prof. Dr. Paiman Rahardjo, M.Si, Wakil Direktur Dr. Budiharjo, M.Si., Sekretaris Dr. T. Herry Rachmatsyah, S.Ip., S.S., M.Si., Ketua Jurusan Magister Management Dr. Rahayu, SE., MM., Ketua Jurusan Magister Ilmu Administrasi Dr. Ir. Abdul Samad Melleng, MM., dan Ketua Jurusan Magister Ilmu Komunikasi Dr. Hj. Yunita Sari, M.Si dan acara pembukaan dipandu oleh Kepala Biro Adminstrasi Akademik  Warek I Dra. Elis Teti Rusmiati, M.Hum

Rektor UPDM (B) Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn, dalam sambutannya mengatakan bahwa didalam pengelolaan perguruan tinggi perlu adanya interaksi seni agar tidak terlihat kaku dan monoton, Prof. Dr. Made Sudarma, SE., MM., Ak., mengatakan bahwa dalam menjalankan tugasnya selalu sebagai pembina Perguruan Tinggi untuk lebih baik lagi dan diharapkan selalu meningkat disetiap kali kunjungannya, acara pembukaan ditutup dengan doa yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan dokumen dan wawancara, acara ini diharapkan dapat diselesaikan sore hari sekitar jam 17.00 WIB.

Karena banyaknya data yang perlu dicermati dan di upload dalam data online program akreditasi BAN PT maka acara akreditasi dapat diselesaikan kurang lebih jam 20.30 WIB dengan kesimpulan yang akan dibawa oleh Tim dan belum dapat diberikan nilai karena yang memberikan nilai adalah dari tim yang lain atas dasar informasi yang diberikan dan di upload tersebut, dalam kesimpulannya Prof Made Sudarma melihat adanya peningkatan dalam pengelolaan dan mudah-mudahan berpengaruh terhadap nilai yang nanti akan didapat dari tim akreditasi, Dr. Siti Komariah, MSi memperhatikan ciri khas yang hanya dimiliki oleh UPDM(B) yaitu Beragama, namun demikian beliau belum melihat didalam penjabarannya dalam kurikulum untuk menjadi ciri-ciri yang dapat dipertanggungjawabkan dan dibanggakan.

Acara ditutup dengan penyerahaan berkas penilaian kepada Ketua Jurusan Magister Management Dr. Rahayu, SE., MM., dan juga kepada Direktur Program Pascasarjana Prof. Dr. Paiman Rahardjo, M.Si, dan pemberian kenang-kenangan kepada kedua Assessor serta pembacaan doa yang dilakukan oleh Direktur PPs sekaligus penutup acara dan tidak lupa foto bersama dengan seluruh yang hadir bersama Assessor…..semoga nilai yang didapat sesuai dengan harapan…..aamiin.

Humas – sl

Peresmian Galeri Investasi Saham dan Syukuran Perubahan Nama FE menjadi FEB

Jakarta, 6 Februari 2018

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) meresmikan Geleri Investasi Saham serta Syukuran nama Fakultas Ekonomi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Galeri Investasi Saham diharapakan sebagai Edukasi dan Pemasyarakatan Pasar Modal. Acara dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan UPDM Ignatius Kusnanto, S.Kom, Rektor UPDM (B) Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn, Wakil Rektor II UPDM (B) Dr. Sumarhadi, MM, Direktur PPs UPDM (B) Prof. Dr. Paiman Raharjo, M.Si, Kaprodi HI Fisip UPDM (B) Fadra, S.Sos, MA, Kabag. TU Fikom UPDM (B) Khabib Umar, ST, Karyawan serta Mahasiswa FEB. Acara berlangsung pada hari Selasa, 6 Februari 2018 di Gedung Harapan Lt. 4 Kampus I UPDM (B) Jakarta.

Acara dibuka oleh Dekan FEB Prof. Dr. Wibowo, SE., M.Phil, dalam sambutannya mengatakan bahwa perlunya untuk memahami praktek atau mengetahui cara mengelola saham dengan baik. Galeri ini diharapkan bukan hanya untuk mahasiswa yang kuliah tetapi juga dosen, pegawai atau para pimpinan untuk dapat investasi disini.

Dilanjutkan dengan sambutan Rektor, dalam sambutannya berpesan bahwa intinya adalah kita harus semangat, bukan lulusan apa tapi kita lulus punya kemampuan apa. Kedepan mungkin jasa keuangan makin fleksibel, transaksi tidak hanya menggunakan uang cash, melainkan bisa transaksi hanya dengan menempelkan barcode kartu nama. Kita harus maju, maka dari itu kita harus membuat jurusan-jurusan yang menarik, bukan hanya dapat ilmu tapi belajar prakteknya. Bagaimana kita ini kecil tapi gede, sederhana tapi berisi. Kita harus mempunyai keinginan untuk selalu tumbuh dan punya semangat bersatu untuk maju. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengurus yayasan UPDM.

Dalam sambutannya, bahwa Yayasan UPDM sangat mendukung gagasan galeri mengenai saham ini. Diharapkan galeri saham ini dapat meningkatkan literasi kepada mahasiswa supaya dapat meningkatkan modal, serta mahasiswa mendapatkan ilmu dan pengalaman mengenai pasar modal. Semoga galeri investasi saham ini menjadai salah satu daya pikat dari UPDM (B), khususnya di FEB UPDM (B).

Acara ditutup dengan do’a oleh Bapak Subedi Basuki, SE, MM dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan FEB, serta dilanjutkan dengan peresmian Galeri Investasi Saham oleh Rektor. (Isy-Humas)

 

 

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belitung Timur “Merajut Nusantara 2018”

Jakarta, 5 Februari 2018

Dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan potensi Mahasiswa dan Dosen Perguruan Tinggi Swasta dalam bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kopertis Wilayah III menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dengan tema “Merajut  Nusantara 2018” bekerjasama dengan Malaysia, Kabupaten Belitung Timur dan didukung oleh Markas Besar TNI yang diselenggarakan pada tanggal 19 Februari s.d. 4 Maret 2018. Kegiatan ini terbatas untuk Dosen dan mahasiswa sebanyak 300 Peserta dengan pembekalan tanggal 10 dan 17 Februari 2018.

Kepanitian Bersama oleh :  Kalbis Institute, Universitas Trisakti, Binus University, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Akademi Televisi Indonesia, Universitas Budi Luhur, Universitas Mercu Buana, Universitas Yarsi, Universitas Esa Unggul, Universitas Al Azhar, Universiast Tarumanegara, Universitas Mohammad Husni Thambrin, Univerisitas Multi Media Nusantara, Sekolah Tinggi Imu Kesehatan Mitra Ria Husada, STIKES Binawan, STIK Sint Carolus, UKRIDA dan lain sebagainya yang termasuk didalam lingkungan Kopertis Wilayah III dibawah Pimpinan Dr. Ir. Illah Sailah, MS selaku Koordinator Kopertis Wilayah III dengan Ketua Panitia Ari Prabowo dari Kalbis dan Andriansyah dari UPDM(B) . Lokasi Kuliah Kerja Nyata berada di Desa Baru, Senyubuk dan Pulau Buku Limau dengan program Pendidikan, Kesehatan, Pariwisata dan Industri Kreatif.

Guna memantabkan program kerja serta koordinasi masing-masing Perguruan Tinggi yang terlibat serta pemahaman lokasi KKN pada hari sabtu tanggal 3 Februari 2018 bertempat di ruang rapat lantai 1 kampus I Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jl. Hanglekir I no.8 diadakan pemaparan dan penjelasan dari masing-masing koordinator program kegiatan maupun Desa serta dari Dr. Ir. Illah Sailah, MS selaku penanggungjawab KKN ini yang menjelaskan bahwa KKN ini mestinya dilakukan selama 3 bulan namun dengan situasi dan kondisi yang ada kini dilakukan hanya 14 Hari dan beliau berharap hasil yang didapat seperti yang dilakukan 3 bulan dimana sepeninggal mahasiswa penduduk setempat dapat melanjutkan apa-apa yang belum selesai dilakukan bersama mahasiswa dapat dilakukan sendiri tanpa didampingi mahasiswa karena telah dijelaskan secara jelas oleh mahasiswa apa-apa yang harus dilanjutkan dan diselesaikan oleh penduduk setempat.

Semoga Kuliah Kerja Nyata “Merajut Nusantara” dapat mencapai apa yang diharapkan dan direncanakan dan berlanjut kedaerah-daerah lainnya yang masih banyak dikunjungi dan dibantu oleh mahasiswa dan dosen untuk menjadi lebih baik lagi…..aamiinn…

 

Humas – sl

PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR TEKNIK INSTRUKSIONAL (PEKERTI) UPDM(B)

Jakarta, 24 Januari 2018

Dalam rangka meningkatkan profesionalitas dosen Wakil Rektor I menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dengan bekerja sama Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tanggal 23-27 Januari 2018 pukul 07.45 s/d 16.00 WIB di Kampus II FKG UPDM(B) Lantai 3 Gedung Lama Jl. Bintaro Permai Raya III, Pesanggrahan – Jakarta Selatan

Sertifikat dari kegiatan ini bisa menggantikan Test Potensial Akademik (TPA) sebagai salah satu syarat untuk mendapat Sertifikasi Dosen (Serdos) dengan materi antara lain menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Perkembangan dan pembelajaran orang dewasa, Teori belajar, pembelajaran dan motivasi, Desain instruksional, Kebijakan dan aturan tentang perguruan tinggi, Pengembangan kurikulum di Perguruan Tinggi, Pengembangan media dan bahan ajar, Model-model pembelajaran aktif/inovatif di Perguruan Tinggi, Evaluasi pembelajaran dan Presentasi dan praktik pembelajaran (RPS).

Dengan para pengajar dari Universitas Negeri Jakarta antara lain : Dr. Asep Supena, M.Psi, Dr. Dede Rahmat Hidayat, M.Si, Dr. Eveline Siregar, M.Pd, Dr. Rusmono, M.Pd, Dr. Achmad Ridwan, M.Si, Dr. Mochammad Sukardjo,  M.Pd , Dr. Muchlas Suseno, M.Pd, Dr. Heru Santosa, M.Pd, Dr. Gusti Yarmi, M.Pd

Pelatihan ini dibuka oleh  Wakil Rektor I Dr. Andriansyah, M.Si. yang berharap pelatihan ini banyak bermanfaat untuk meningkatkan dosen pada khususnya dan Fakultas serta Universitas pada umumnya dan kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para dosen peserta pelatihan sedangkan Dekan FKG Prof. Dr. drg. Budiharto, S.KM pada kesempatan ini meminta maaf karena sarana dan prasarana yang ada tidak maksimal dikarenakan sedang adanya renovasi yang dilakukan RSGM untuk meningkatkan fasilitas pelayanannya, namun demikian beliau berharap dengan segala kekurangan ini dapat memicu para dosen untuk lebih tekun dalam pelatihan ini, semoga pelatihan ini bermanfaat untuk semuanya….aamiinn..

Humas-sl

Mahasiswa Baru UPDM (B) Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo

Jakarta, 23 Januari 2018

Lebih dari 650 mahasiswa baru Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)/UPDM(B) Jakarta melaksanakan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Mayjen. TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo, Senin pagi. Acara ziarah ke Makam Pahlawan Cikutra Bandung ini ditradisikan bagi mahasiswa baru dan mahasiswa UPDM (B) yang telah menyelesaikan studi menjelang acara Wisuda Sarjana. Tujuan ziarah terutama untuk menularkan jiwa patriotisme, kegigihan, kesederhanaan, serta kerelaan berkorban pendiri UPDM(B) selain meraih hikmah ziarah kubur sesuai keyakinan agama.

Mahasiswa yang mengikuti acara ziarah terdiri atas mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi 175 orang, Fakultas Ekonomi 73, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 165, Fakultas Ilmu Komunikasi 240. Acara ziarah, merupakan bagian dari rangkaian acara mewariskan jiwa patriotisme Mayjen TNI (Purn) Prof Dr Moestopo. Acara-acara lain yang terkait kegiatan menanamkan jiwa kepahlawanan tersebut adalah pemutaran film dokumentasi sejarah kepahlawanan, ceramah, dan pembinaan karakter (out bond) dalam program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru

Ceramah dan pemutaran film kepada mahasiswa baru UPDM (B) meliputi dokumentasi sepak-terjang Mayjen. (Purn.) TNI Prof. Dr. Moestopo pada masa Perjuangan Fisik (Periode 1945-1949 Mempertahankan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan masa Perjuangan Pembangunan (Mengisi Kemerdekaan) terutama dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Film yang disajikan kepada mahasiswa juga menayangkan aktivitas Civitas Academica UPDM (B) dalam menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi (Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat).

Sampai saat ini UPDM (B) telah meluluskan 3.601 Dokter Gigi, 5.588 Sarjana Ekonomi, 4.379 Sarjana Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8.387 Sarjana Ilmu Komunikasi, dan 946 Magister Bidang Manajemen – Administrasi – Komunikasi. Para alumni UPDM (B) tersebar di seluruh penjuru Tanah Air menekuni profesi masing-masing dalam jabatan di lembaga TNI, Pemerintahan, Legislatif, Perusahaan Swasta, usaha entrepreneur, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Pendidikan UPDM (B) dilaksanakan oleh 230 Dosen (Strata 2 dan Strata 3, dan Guru Besar).

Pendiri UPDM (B), Mayjen. TNI Prof. Dr. Moestopo lahir di Ngadiluwih – Kediri, 13 Juni 1913, meninggal dunia 29 September 1986. Bintang Jasa yang diterima adalah Bintang Maha Putera Utama Republik Indonesia, Bintang Kemerdekaan 1945 Republik Indonesia, Bintang Pahlawan Gerilya, Bintang Sapta Marga, Bintang Gerakan Operasi Militer 1 sampai 4, Bintang Dwija Sistha, dll. Dari Pemerintah Yugoslavia “Bintang Yogoslavenska Narodna Armija Partisan (Non Blok) dan dari Pemerintah Jerman (Barat) “Um Internationale Fur Verdienste Partnershaft (Liberal). Selain itu menjadi Guru Besar di Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Indonesia Jakarta, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta, Universitas Pasundan Bandung dan beberapa akademi di Bandung.

Humas – sl

Program Broadcast Legacy Asian Games 2018

Jakarta, 18 Januari 2018

Dalam rangka penandatanganan Perjanjian kerja sama antara Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) dengan Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri yang terlibat dalam Asian Games 2018 diadakan pertemuan  Press Briefing pada hari Rabu tanggal 17 Januari 2018 Jam 11.00 sampai dengan 14.00 wib di Wisma Serbaguna Senayan Pintu I Senayan, Jl. New Delhi Ruang Kaka & Athung Jakarta Pusat.

Ketua Umum Inasgoc Erick Thohir dalam penjelasannya yang dibantu oleh Mike Wilmot Teh Project Director of IGBS- Host Broadcasters Management dan akan di translate oelh koordinator Legacy Lokal Herlina Fitris mengatakan bahwa Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) yang menggandeng International Games Broadcast Services (IGBS) dalam menangani siaran langsung 38 pertandingan Asian Games 2018, meluncurkan program pelatihan yang khusus dirancang bagi para mahasiswa bertajuk, Broadcast Legacy Asian Games 2018 yang menawarkan kesempatan besar bagi generasi muda Indonesia untuk mengambil peran pada siaran ajang multi event olahraga. Dengan mengikuti program Broadcast Legacy Asian Games 2018 ini, para mahasiswa akan mendapatkan peluang dalam mengembangkan ketrampilan di bidang penyiaran, terutama siaran olahraga yang terus berkembang sejalan dengan maraknya industri olahraga di dunia.

Program yang diinisiasi Departemen Broadcast INASGOC ini melibatkan 6 perguruan tinggi di Jakarta, yaitu BINUS University, London School of Public Relations, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), STIKOM InterStudi, Universitas Indonesia, Universitas Multimedia Nusantara, 2 di Bandung; Universitas Komputer (UNIKOM) dan Universitas Padjadjaran, dan 2 di Palembang, antara lain Universitas Bina Darma dan Universitas Sriwijaya. Dengan mengusung dua kegiatan utama, yakni kompetisi pembuatan film pendek (vignette) dalam rangka mempromosikan Asian Games 2018 dan kesempatan magang bersama tim IGBS selama Games Times, program itu ditargetkan diikuti lebih dari 500 mahasiswa.

Kegiatan magang bersama IGBS menyediakan 11 posisi menarik, antara lain sebagai asisten kamera, audio, teknisi, hingga asisten logistik selama Asian Games 2018 berlangsung.

Adapun untuk pembuatan film pendek, mahasiswa diwajibkan membuat tayangan berdurasi 30 detik yang kontennya untuk mempromosikan Asian Games 2018. Film pendek harus mengusung salah satu dari empat tema yang ditetapkan, yaitu Unity in Diversity, Energy of Asia, The World is Watching, dan Preparing for Triumph.

Selama menjalani program, mahasiswa akan mendapatkan biaya pengganti sebesar Rp 150.000 per hari, makan, branded merchandise, dan sertifikat.

Dalam kesempatan itu juga ditandatanganan Perjanjian kerja sama antara Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) dengan Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri yang terlibat dalam Asian Games 2018 serta pemberian plakat.

Untuk informasi lebih lanjut silakan datang di acara sosialisasi terbuka untuk seluruh mahasiswa umum pada hari Selasa tanggal 23 Januari 2018 pukul 9 – 10.30 di Lab. Humas FIKOM UPDM (B), Lantai 3 Kampus I Hang Lekir.

Humas – sl

ANGKAT SUMPAH DOKTER GIGI BARU FKG UPDM(B)

Jakarta, 17 Januari 2018

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), kembali menyelenggarakan angkat sumpah bagi dokter gigi baru lulusan semester ganjil tahun akademik 2017/2018 di Century Park Hotel Jakarta Pusat pada hari Selasa, 16 Januari 2018 dihadiri oleh Ketua Pengurus : Ignatius Kusnanto, S.Kom, Rektor  Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn., Wakil Rektor I Dr. Andriansyah, M.Si, SE., MM., Wakil Rektor III Dr. Bambang Winarso, M.Sc., Dekan FKG UPDM (B) Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM beserta jajarannya, Dekan FISIP Dr. Taufiqurokhman, M.Si, Wakil Dekan I FIKOM Dr. Novita Damayanti, M.Si. Kepala RSGM UPDM, Kepala Rumah Sakit Polri dan Wakil dari Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

Setelah seluruh Pimpinan Yayasan, Rektorat dan Fakultas memasuki ruangan upacara, seluruh hadirin menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Dekan FKG UPDM(B). Upacara pengangkatan sumpah dokter gigi baru dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM., dilanjutkan dengan laporan akademik oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Mirna Febriani, drg, M.Kes.

Prosesi pengangkatan sumpah di awali dengan Pengucapan lafal sumpah dokter gigi di pimpin oleh Dekan FKG diikuti oleh 30 orang dokter gigi baru yang didampingi oleh rohaniawan Islam Ustad Faris Fariansyah SE., rohaniawan Kristen Protestan Pdt. Marfan Ferdinanda Nikijuluw Tahamat, S.Th., rohaniawan Katolik Romo Dr. Binawan, Sj., dilanjutkan dengan pembacaan doa dan pengukuhan yang didampingi oleh para rohaniawan, selanjutnya penandatangan naskah sumpah oleh para dokter baru dan Dekan FKG serta Rektor UPDM(B) dan Rohaniwan yang didampingi oleh Wakil Dekan I Dr. Mirna Febriani, drg, M.Kes., Wakil Dekan II Herlia Nur Istindiah, drg., M.Si., SpOrto, Kaprodi Akademik Nety Trisnawaty, drg, Ph.d dan Kaprodi Profesi Ika Anisyah, drg, Sp.KGA dilanjutkan penyerahan buku kode etik kedokteran gigi secara simbolis dari Ketua Ikatan Alumni FKG UPDM(B) kepada Filda Ilmi Khumaria, drg mewakili dokter gigi baru selanjutnya pemberian piagam penghargaan kepada lulusan terbaik Filda Ilmi Khumaria, drg dilanjutkan penyerahan kenang-kenangan dari Filda Ilmi Khumaria, drg mewakili dokter gigi baru kepada Rektor UPDM(B), Dekan FKG UPDM(B) dan Ketua Ikatan Alumni FKG UPDM(B) selanjutnya penyerahan Alumni dari Ketua Senat Mahasiswa FKG Christian Stefanus kepada Wakil Dekan I Dr. Mirna Febriani, drg., M.Kes selanjutnya diserahkan kepada ketua alumni FKG UPDM (B) Drg. Dwi Harianto

Sambutan-sambutan diawali dengan perwakilan dokter gigi baru Filda Ilmi Khumaria, drg dengan IPK tertinggi yang mengatakan Pertama-tama bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugrah dan kasih sayangNya yang diberikan dan menyampaikan menjadi Dokter gigi adalah puncak pendidikan selama bertahun-tahun yang seperti petani memanen hasil tanamnya dan merupakan perjalan panjang dengan jatuh bangunnya dan kita wajib terima kasih kepada Allah dan orang tua kita yang telah merawat dan membesarkan kita serta berjuang untuk kita sampai menjadi seperti sekarang ini dengan kesabarannya semoga kita dapat membalasnya, menjadi Dokter adalah dambaan kami sejak kecil namun pada saat SMA banyak pilihan yang ditawarkan dan kita memilih sesuai dengan pation kita dan orang tua juga membantu mengarahkan dan membimbing kita untuk menjadi dokter gigi yang memerlukan perjuang yang berat dan kesabaran, pertama saat kuliah kami berkesan dengan ospek yang memberikan bimbingan untuk cara belajar yang baik tidak sombong dan mampu bekerja sama, satu yang paling berkesan kita diberi kesempatan untuk berziarah kemakam pendiri Universitas yaitu Pak Moestopo dan kita wajib berdoa untuknya semoga beliau diberikan tempat yang layak disisiNya, dalam pendidikan kita dilatih untuk mempelajari sistem tubuh dan juga kecepatan dan terampilan untuk dapat menghadapi pasien dan juga kita belajar ekonomi dan untuk memampu mengelola emosi dimana pasien telah datang sesuai jadual namun situasi tidak memungkinkan untuk kita menanganinya dan juga tidak bisa kita abaikan keampuhan doa orang tua yang membawa kita sampai pada saat ini, kami persembahkan keberhasilan ini untuk ayah dan ibu, terimakasih juga kepada dosen-dosen, karyawan yang banyak membimbing kami dengan sabar dan kasih sayangnya membantu untuk menyelesaikan pendidikan dokter gigi, semoga yang telah kami dapatkan hari ini dapat menjadi bakti kami, kepada teman sejawat dokter gigi baru ini bukanlah akhir dari perjalanan kita tapi awal dari kehidupan dan terima kasih atas kebersamaannya, atas kerja kerasnya untuk kita sampai pada hari ini dan menjadi bekal kita terjun kemasyarakat dilanjutkan dengan perwakilan orang tua dokter gigi baru Bapak Komjen Pol. Drs. Budi Waseso yang mengucapkan puji syukur kepada Allah yang telah memberikan rahmatnya atas keberhasilan ini dan kebahagian kami para orang tua atas keberhasilan menjadi profesi dokter gigi, proses pendidikan dokter gigi adalah sebuah kesempatan yang tidak didapat secara mudah karena tidak semua orang yang mendapatkan kesempatan untuk dapat belajar ini masih banyak ribuan orang diluar sana yang punya keinginan yang sama untuk dapat menjadi dokter gigi. Mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga besar UPDM(B) yang telah membimbing dan mengarahkan dan fasilitas para dokter gigi baru sampai pada titik hari ini semoga dibalas oleh yang Maha Kuasa dan juga pesan kepada dokter gigi baru untuk selalu ingat peranan orang-orang sekeliling yang juga tidak kalah peranannya. Teruslah bekerja keras kreatif dan inovatif, menjaga sikap untuk lebih baik jagalah nama baik orang tua dan almamater, kepada civitas akademika terima kasih atas bantuan dan bimbingannya, kamilah yang paling berbahagia menghantarkan anak-anak kami menggapai cita-citanya.

Dalam sambutannya Dekan FKG UPDM(B) Prof. Dr. Budiharto, drg., S.KM menyatakan janga lupa teruslah belajar jangan berhenti, sebelumnya para dokter gigi sebagai mahasiswa dan kini sebagai teman sejawat menjadi bagian dokter gigi lulusan UPDM(B) sejak perdiri sampai dengan saat ini berjumlah 3601 dan sudah dapat diterima secara nasional maupun internasional karena telah tersebar baik didalam maupun diluar negeri, Hidup adalah pilihan menjadi dokter juga pilihan dimana untuk mendapatkan pasien kita paling banyak 50 pasien tetapi jika menjadi pendidikan kita dapat menghasilkan kader-kader yang lebih banyak, kepada teman sejawat saya mengingatkan bahwa peranan orang tua untuk para dokter gigi baru adalah sangat penting dan jalinan hubungan ini jangan diputus karena telah lulus menjadi dokter gigi karena adat ketimuran kita harus selalu dijaga keharmonisannya, rohaniawan yang mendampingi dalam sumpah tadi juga tidak lepas peranannya dimana universitas Moestopo membawa Beragama dibelakangnya dengan makna yang sangat kuat bahwa Agama yang dianut para dokter gigi harus selalu dipelihara dan didalami makna dan hakekatnya, dan semoga dapat meneruskan kependidikan yang lebih sekali lagi selamat juga kepada para orang tua.

Rektor  UPDM(B) Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn., Pagi ini  saya turut berbahagia dengan bertambahnya dokter gigi baru sebanyak 51 yang melengkapi lulusan UPDM(B) menjadi 3601 dan Indonesia masih memerlukan banyak dokter gigi, profesi dokter gigi menjadikan dunia ini damai dimana profesi ini membauat banyak orang tersenyum, perkembangan teknologi mempengaruhi juga profesi dokter gigi maka teruslah belajar dan janga lupa ahlak yang harus dijaga, semoga kita bermanfaat bagi banyak orang.

Ketua Pembina drg. RM. H. Hermanto, JM, SKG, MM yang diwakili oleh Ketua Pengurus Ys. UPDM, Ignatius Kusmanto, S.Kom, dalam sambutannya mengingatkan bahwa para dokter gigi baru akan menghadapi tugas baru yaitu tugas profesi dalam rangka mengamalkan ilmu serta mengabdikan diri pada masyarakat, bangsa dan Negara, terus belajar untuk berkarya agar Indonesia bebas dari penyakit mulut seperti perjuangan pendiri dan Bapak Dokter Gigi Indonesia Prof. Dr. Moestopo dan selalu memngingat warisannya yang berupa tujuh mutiara yaitu 1. Multipurpose culture, land use mix farming (semua yang ada di dunia ini berguna ganda dan semua bisa dikerjakan dengan berdaya guna dan berhasil guna, 2. Self help, self propelling growth (harus bisa menolong diri sendiri dan semua akan tumbuh dan berjalan dengan sendirinya, 3. Do it ( kerjakan apa yang bisa dikerjakan (jangan malas) dengan kerja kita dapat duit (rezeki) setelah dapat duit kudu iwit-iwit (sederhana), 4.Problem solving (setiap persoalan harus bisa/berani/mampu dipecahkan dan tidak boleh lari dari persoalan yang dihadapi, 5.Check and recheck (jangan percaya pada diri sendiri dan jangan percaya pada orang lain), 6. Keep it simple and smilling sweet (buatlah semua itu dengan mudah dan percaya diri, jangan sesuatu itu dipersukar karena membuat stres, tersenyumlah dengan manis karena senyum adalah anugrah Tuhan Yang maha Esa, 7. Segala usaha manusia akhirnya diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai Sang Khalik dan Pencipta Alam. Ini bukan akhir tapi langkah awal memenyebarkan ilmu yang didapat dan banyak tantangan dalam melakukannya untuk itu terus belajar dan berkarya.

Upacara angkat sumpah diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ustad Faris Fariansyah, SE secara Islam yang diikuti oleh para hadirin yang hadir dan diakhiri dengan pemberian ucapan terima kasih kepada para orang tua masing-masing yang dipenuhi oleh rasa haru dan foto bersama sumpahwan dengan Dekan FKG UPDM (B) beserta jajarannya, Rektor dan Wakil Rektor I, dan III Ketua Pengurus Harian Yayasan UPDM dan Wakil Alumni FKG UPDM(B) dan para pimpinan Fakultas dan Pasca Sarjana, dan para Undangan yang hadir.

HUMAS – sl