“Moestopo Mengembangkan Pemanfaatan Teknologi Drone untuk Edukasi”

Drone Tipe DJI Mavic 2 Pro untuk Workshop on Drone yang diselenggarakan Univ. Moestopo dan JUIDA.

Jakarta, 2 Maret 2020

Setelah sukses melaksanakan workshop batch satu, JUIDA dan Univ. Prof. Dr. Moestopo akan menyelenggarakan kembali Workshop Kemahiran dan Keselamatan Penggunaan Drone Berlisensi Internasional Batch Dua, 13 s/d 17 April 2020. Jadwal dua hari pertama workshop, pembekalan teori di Kampus Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dan dua hari terakhir praktik lapangan.

Workshop yang diselenggakan Moestopo merupakan workshop terakreditasi untuk kursus internasional. Materi workshop meliputi Introduction of UAS (Laws & Rules, Meteorology, Technique, Operation and Application). Selanjutnya Safe Flight Administrator, Practice (GPS, Take Off, Landing, Hovering, Test). Pelatihan drone melibatkan instruktur berstandar internasional, dan didukung oleh Suku Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, serta Erajaya Grup dan Eraspace. Workshop akan diikuti dosen, mahasiswa, pilot drone non komersial, dan masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih dalam keterampilan dan keselamatan menerbangkan drone.

Erajaya Group menyediakan Drone Tipe DJI Mavic 2 Pro untuk pelatihan. DJI Mavic 2 Pro menggunakan Fitur Hyperlapse yang bisa merekam video dengan efek hyperlapse dari berbagai sudut pengambilan dengan satu tombol. Memilih manuver penerbangan hyperlapse, free, circle, courselock, atau waypoint. Hasil rekaman video dan gambar (format JPEG dan RAW) bisa disimpan di dalam microSD sehingga bisa menyisakan banyak ruang penyimpanan pada MicroSD.

Sistem Flight Autonomy yang ditingkatkan di Mavic 2 Pro memungkinkan drone bisa terbang lebih cepat, lebih lama, dan aman dari tabrakan. Bodi drone Mavic 2 Pro dibuat lebih aerodinamis. Ukuran bodi drone ini 19% lebih ringkas dari Mavic Pro sebelumnya sehingga bisa meningkatkan kecepatan terbang hingga 72 KM/H. Konsumsi baterai lebih hemat. Terbang durasi 31 menit. Teknologi FOC sinusoidal drive ESC dan baling-baling baru membuat drone terbang senyap.

Fitur Precise Recognition drone dapat terus menerus mengikuti subyek kemanapun pergi, dan Trajectory Prediction dapat memprediksi ke arah mana subjek pergi sehingga bisa terus menerus mengikuti subyek. Fitur High Speed Tracking akan mengikuti subyek yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Selama terbang, drone dapat menghindari rintangan di depannya berkat fitur Obstacle Sensing yang lebih baik. (MB-Humas)

COMMENTS