Sambutan Rektor Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn. pada Pengukuhan Guru Besar (Prof. Dr. Budiharjo, M.Si. dan Prof. Effendi Gazali, M.Si., MPS.ID., Ph.D.)

Gedung Kesenian Jakarta

Sambutan Rektor Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn

Selasa, 30 Juli 2019

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita semua, namo budaya

Selamat pagi bapak-ibu yang saya muliakan

Kemajuan teknologi yang cepat berubah merupakan pengembangan dari revolusi industri 4.0 yang dinilai berpotensi mendegradasi peran manusia.

Jepang sebagai salah satu negara di Asia yang mendunia, melalui perdana menterinya Shinzo Abe, telah menggagas perkembangan kehidupan bermasyarakat yang ditekankan pada penggunaan kemajuan teknologi, yang disebutnya sebagai society 5.0, yaitu suatu konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based).

Melalui Masyarakat 5.0, kecerdasan buatan (artificial intelligence) akan mentransformasi big data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan (the Internet of Things) menjadi suatu kearifan baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan manusia membuka peluang-peluang bagi kemanusiaan.  Transformasi ini akan membantu manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna.

Inovasi dalam Masyarakat 5.0 akan mencapai masyarakat berwawasan ke depan yang memecah rasa stagnasi yang ada. Masyarakat yang anggotanya saling menghormati satu sama lain, dan masyarakat di mana setiap orang dapat memimpin kehidupan yang aktif dan menyenangkan.

Di Masyarakat 4.0, praktik umum adalah mengumpulkan informasi melalui jaringan dan menganalisisnya oleh manusia. Namun, dalam Masyarakat 5.0, orang, benda, dan sistem semuanya terhubung di dunia maya dan hasil optimal yang diperoleh oleh AI melebihi kemampuan manusia diberi feedback ke ruang fisik. Proses ini bertujuan

menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan penyelesaian masalah sosial yang terintegrasi. Pada era society 5.0 peran teknologi ditingkatkan sehingga dapat mempermudah manusia dalam berbagai aspek. Mulai dari kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sebagainya, yang pada hakekatnya merupakan keselarasan dalam proses integrasi antara teknologi digital dengan realitas kehidupan sosial.

Lewat Society 5.0, kecerdasan artifisial digunakan untuk mentransformasi mahadata pada segala sendi kehidupan. Internet of Things diharapkan membentuk kearifan, yaitu persembahan nilai dan peluang yang bersifat humanistik. Transformasi tersebut punya makna untuk “memanusiakan manusia”. Oleh karena itu bagi Indonesia yang memiliki penduduk dalam jumlah besar tetapi dengan sebaran pengetahuan dan pendidikan yang tidak merata, maka Society 5.0 adalah faktor komplemen keberhasilan Revolusi Industri 4.0.

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memperkuat semua lini melalui peningkatkan tidak hanya ketrampilan teknis, tetapi soft skill lulusan dalam membantu melahirkan sustainable-development bangsa Indonesia yang kokoh dalam terpaan gelombang tenaga kerja asing. Penambahan fakultas dalam melebarkan institusi pendidikan juga dilakukan. Peningkatan dan pengembangan kualitas belajar mengajar dilakukan secara dinamis dan disesuaikan dengan kebutuhan industri. Dan hari ini kita memiliki 2 Guru Besar baru yang dapat membantu menghasilkan menghasilkan generasi yang peka terhadap masalah sosial, memilki perilaku yang kreatif dan inspiratif, berbasis spritualitas dan kebudayaan, dan terbuka terhadap perbedaan pandangan. Mereka yang inovatif dan produktif dengan pengayaan ketrampilan soft skill sehingga diharapkan kemampuan paripurna tersebut berhasil memenangkan persaingan di era disruptif dan dunia tak berbatas.

Terima kasih atas semua dukungan, kerja sama, dan pengabdian yang telah diberikan untuk kemajuan pendidikan bangsa Indonesia serta Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Mari bersama sama kita membangun merah putih, negeri Indonesia melalui kampus merah putih tercinta kita.

Mari bersama-sama kita menyebarkan kebermanfaatan. Semoga apa yang telah kita kerjakan, dan akan kita lakukan mendapat ridhoNya. Aamiin.

Wabillahi taufik wal hidayah,

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

COMMENTS

Translate »