Gubernur Kalbar Berharap, KKN Tematik “Merajut Nusantara II” 2019 Berpengaruh terhadap Pola Pikir Aparat Desa dan Masyarakat

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. saat menyambut peserta KKN “Merajut Nusantara II” Tahun 2019, Senin, 11 Maret 2019 di Kantor Gubernur Pontianak, mengemukakan, perlunya perubahan pola pikir aparatur desa dan masyarakat dalam memanfaatkan dana desa untuk kemakmuran. Peserta KKN berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat Hercules TNI AU.

 

Sutarmiji berharap, 240  mahasiswa dan dosen dari 37 Perguruan Tinggi peserta KKN “Merajut Nusantara II” 2019, yang berkonsentrasi melakukan pengabdian dan  pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi kreatif, pariwisata, pendidikan, dan kesehatan selama dua minggu, di Kecamatan Sambas, Tebas, Sajingan Besar, dan Paloh bisa membawa dampak positif terhadap usaha masyarakat mewujudkan kesejahteraan desa.

 

Kepala LLDIKTI Wilayah III, Kemenristekdikti, Dr. Ir. Illah Sailah, MS.

menjelaskan, penentuan Kabupaten Sambas sebagai lokasi KKN  “Merajut Nusantara II” tahun 2019, karena pertimbangan keunikan potensi daerah yang menarik untuk ditingkatkan dan dikembangkan. Kabupaten Sambas memiliki potensi petani milenial dan wisata 200 hektar Kebun Raya Sambas. Pada sisi lain terdapat tantangan penyakit endemik demam berdarah, gizi buruk, dan kerusakan gigi karena mengkonsumsi air hujan.

 

Dr. Andriansyah, MSi (Wakil Rektor Univ. Prof. Dr. Moestopo) selaku Ketua Pelaksana sekaligus “focal point” kegiatan KKN, menjelaskan, kegiatan KKN difokuskan kepada pengembangan ekonomi kreatif dan potensi pariwisata, penyuluhan dan pengobatan kesehatan umum dan gigi, serta penyuluhan bahaya narkoba. Diharapkan program KKN akan dilanjutkan oleh perguruan tinggi sesuai dengan kompetensi bidangnya agar membawa manfaat secara efektif.

 

KKN Program Dikti 2019 berlangsung di empat kecamatan, Paloh, Sajingan Besar, Sambas, Tebas. KKN di wilayah Kecamatan Sambas dan Tebas meliputi kegiatan penyuluhan dan pelayanan pengobatan kesehatan umum dan gigi. Difokuskan kepada penanggulangan penyakit malaria dan tuberculosis. Masyarakat wilayah Kecamatan Paloh dan Sajingan menerima pendidikan singkat ekonomi kreatif dan pariwisata. Meliputi branding products, web design, market place, dan souvenir creative.

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. saat menyambut Dr. Andriansyah, M.Si., Warek I Univ. Moestopo, Ketua Pelaksana – Focal Point KKN “Merajut Nusantara II” Tahun 2019, Senin, 11 Maret 2019 di Kantor Gubernur Pontianak.

MB-Humas

COMMENTS

Translate »