Berita Duka Cita

I

Ibu R.A. Soepartien Moestopo

Innalillahi Wainnailaihi Roji’un

Seluruh keluarga civitas academica Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berduka. Ibu R.A. Soepartien Moestopo (96 tahun) wafat di RSPP Jakarta Sabtu, 8 Desember 2018 pukul 16.46. Akan dikebumikan hari Minggu, 9 Desember 2018 pukul 13:00 wib di Pemakaman Jl Slamet Riyadi Kertosono. Jenazah diberangkatan dari kampus Moestopo Senayan pada hari Minggu, 9 Desember 2018 pukul 04.00 pagi menuju bandara Soekarno Hatta dengan pesawat Garuda menuju Surabaya.

Mengenang Ibu Moes

Ibu R.A. Soepartien Moestopo, istri Prof Dr Moestopo, memilih tinggal di kampus “Merah Putih” Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), Senayan Jakarta. Ibu Soepartien dan Bapak Moestopo sudah tinggal di rumah itu sejak 1960-an. Ketika awal merintis mendirikan Fakultas Kedokteran Gigi, pak Moes menjual mobilnya, sedan Opel Kapitan. Wanita kelahiran Kertosono, 22 September 1922 ini turut mengurus rumah tangga kampus. Mulai dari mengontrol kebersihan sampai menyediakan makanan para dosen dan staf. Kala itu tiap pagi, ibu Moes membuatkan roti untuk pimpinan dan karyawan universitas.

R.A. Soepartien Moestopo, hidup di tengah kebisingan aktivitas kampus. Ribuan mahasiswa mengobrol, tertawa, bunyi mesin mobil dan motor yang parkir di halaman kampus. Dari balik jendela, Soepartien mengarahkan pandangan ke luar. Melihat anak-anak yang sedang bergegas menuju kelas atau turut menikmati canda tawa para mahasiswa. Bu Moes sering keluar, bertemu para mahasiswa, bersalaman dan foto bersama. Beberapa mahasiswa minta didoakan agar cepat lulus. Saat libur, bu Moes berjalan-jalan di lorong-lorong kampus. Kadangkala mahasiswa menggelar festival musik, ibu dari tiga putra dan 11 cucu ini turut menikmati.

Selamat jalan Ibu Moestopo …
Ibu adalah bagian penting dari pengabdian Bapak Moestopo, berjuang secara fisik menegakkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia …
Ibu adalah bagian penting dari pengabdian Bapak Moestopo, berjuang mengisi kemerdekaan dengan menyiapkan generasi cerdas terpelajar pengabdi negara …
Niscaya amal ibadah Ibu menjadi pengantar perjalanan Ibu menuju tempat yang sangat layak di sisi Sang Khalik … Husnul khotimah.
Aamiin. (MB-HUmas)

COMMENTS