Harapan kepada Orangtua Calon Mahasiswa Baru: “Moestopo Beragama Artinya Universitas yang Tidak Hanya Memacu Intelektual”

Dekan FKG, Prof. Dr. Budiharto, drg., SKM menjelaskan, “Moestopo Beragama artinya universitas yang tidak hanya memacu intelektual, melainkan juga berusaha membina etika dan moral mahasiswa. Civitas Academica Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berharap agar orangtua mahasiswa turut mendampingi usaha pembinaan tersebut.” Prof. Budiharto menyampaikan harapannya dalam acara Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), 21 Juli 2018, di Kampus FKG Bintaro Raya.

Seleksi calon mahasiswa baru Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Tahun Akademik 2018-2019, untuk Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Ilmu Komunikasi telah diikuti oleh lebih dari 2.500 calon. Mereka mendaftar langsung ke kampus Hang Lekir, Bintaro, Swadarma, dan ada pula yang mendaftar melalui web pmb.moestopo.ac.id. Khusus untuk FKG, mahasiswa baru yang akan diterima dikuota sebanyak 150 orang.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Andriansyah menegaskan bahwa kegiatan penerimaan mahasiswa baru ini bersih dari gratifikasi. Tidak ada pungutan lain selain ketentuan yang tertera di formulir pendaftaran. Selain itu, Moestopo giat membersihkan kampus dari narkoba. Usaha membebaskan kampus dari narkoba tersebut dilakukan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN). Mahasiswa yang dalam sweaping kedapatan positif menggunakan narkoba dikenai sanksi pemberhentian (DO).

Kegiatan perkuliahan juga dilengkapi antara lain dengan aktivitas “Moestopo Jelajah Nusantara”. Menjelang semester akhir, mahasiswa dituntun alumninya melakukan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) di daerah-daerah seluruh Nusantara. Alumni-alumni yang sudah berpengalaman berprofesi di daerah tujuan bersama dosen pembimbing KKN melakukan pengabdian masyarakat sesuai kemampuan profesi yang diayahi. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa sekaligus melakukan penjelajahan peluang kerja. Pada sisi lain, masyarakat di wilayah tempat KKN mendapat manfaat inovatif dari kampus.

Juga diinformasikan kepada orangtua calon mahasiswa, bahwa sebagian besar mahasiswa yang gagal dalam studi adalah mereka yang saat kuliah mengesampingkan kegiatan belajar, dan lebih aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Masa kuliah menyelesaikan Strata Satu adalah delapan semester (empat tahun) dan paling lama 14 semester. Tidak bisa diperpanjang. Fakultas berharap agar para orangtua mahasiswa memonitor putra-putrinya agar berhasil dalam menempuh studi. Secepatnya menyelesaikan kuliah untuk menyiapkan peningkatkan profesionalitasnya dengan menempuh pendidikan lanjutan (pascasarjana) atau mengasah profesi langsung ke kancah kegiatan praktis. MB-Humas

 

 

 

Fikom UPDM(B) gelar Seminar Komunikasi Politik “Menjadi Pemilih Muda yang Rasional”

Jakarta, 12 Juli 2018

Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof.DR. Moestopo (Beragama) (FIKOM UPDM(B)) gelar seminar Komunikas Politik bertemakan “Menjadi Pemilih Muda yang Rasional” di Kampus I Moestopo Jalan Hang Lekir I No. 8. Pada Rabu tanggal 11 Juli 2018 dengan pembicara tunggal Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si

Dekan FIKOM UPDM(B) Dr. Prasetya Yoga, M. Si mengatakan peran mahasiswa besar dalam pilkada maupun pemilu 2019. “Peranan mahasiswa besar sekali, Jangan salah memilih.” Ujar Yoga dalam sebutan pembukaan seminar tersebut, juga menghimbau mahasiswa untuk memilih calon-calon yang tidak terlibat kasus korupsi. “Kita gak mau salah pilih. Kalau sampai salah pilih, lihat kepala daerah yang korupsi”.

Pemateri Dr. Gun Gun Heryanto menyadarkan mahasiswa bahwa suara adalah kesadaran. “Suara adalah kesadaran, bukan barang gadaian apalagi barang eceran” jelasnya di hadapan mahasiswa Moestopo. Kita harus hati-hati dengan berita hoax yang merupakan upaya menipu sekelompok besar orang atau dapat dikatakan sebagai penipuan ke publik, intinya hoax adalah informasi yang tidak berdasarkan fakta atau data. Hoax muncul karena kebebasan berekpresi/berpendapat yang salah kaprah, pertarungan kepentingan dan penyimpangan sosial. Lingkaran hoax terjadi dari sumber yang disebarkan melalui media-media yang ada seperti Media sosial, media online, TV dan media cetak

Untuk menjadi pemilih Rasional langkah-langkah yang harus ditempuh adalah memiliki kemampuan mendefinisikan kebutuhan terhadap informasi politik di pilkada, memiliki strategi pencarian yang merupakan strategi “invenstigasi” terhadap seluruh proses politik di Pilkada, terlibat dalam gerakan mengkomunikasikan informasi politik tentang pilkada dan bisa mengevaluasi proses kampanye pilkada serentak.

Sedangkan langkah untuk menjadi pemilih cerdas antara lain mendaftar dan  menganalisa isu-isu kontemporer melalui teknih CFR (Conclusion, Finding, Recommendation), membuat peer group untuk sharing dan melakukan aksi bersama, melakukan pendidikan politik untuk memperbesar attentive public, mempublikasikan tulisan yang fokus menganalisa dinamika pemilu, membuat jejaring dengan kelompok suprastruktur politik (eksekutif-legislatif-yudikatif) dan infrastruktur politik (partai politik, interest group, pressure group, media komunikasi politik dan figur politik), melakukan advokasi (litigasi dan non litigasi), menginisiasi respon opini publik terkait kebijakan publik dan mengintensifkan diskusi melalui ICT.

Diharapkan dengan diselenggarakannya seminar ini mahasiswa yang mayoritas adalah pemilih pemula bisa sadar dan melek politik serta secara sadar ambil bagaian dalam Pemilu 2019 dan pilkada-pilkada. Acara ditutup dengan pemberian cindera mata dan foto bersama dengan dosen-dosen yang hadir….

Humas-sl

Syukuran FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Atas Prolehan Akreditasi A “Unggul”

Jakarta, 10 Juli 2018

Tetaplah bekerja dengan hati, tegakkan ibadah, layani masyarakat dengan tulus. Konsisten dengan semboyan “Unita Pro Cedunt”, bersama meraih sukses. Demikian pesan Rektor Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn. Dalam acara syukuran pencapaian Akreditasi A (Unggul) Fakultas Kedokteran Gigi UPDM (B), di Aula Soeseko Kampus FKG Bintaro (Selasa, 10 Juli 2018).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Pembina Ys. UPDM Dr. RM. H. Hermanto, JM, SKG, drg, MM, Pembina Ys. UPDM Prof. Dr. Thomas Suyatno, MM, Staf Ahli Pembina Bidang Pendidikan Prof. Dr. H. Sunarto, M.Si, Ketua Pengurus  Ys. UPDM Ignatius Kusnanto, S.Kom, Wakil Ketua Pengurus Ys. UPDM Drs. H. Soenardi Dwidjosusastro, Msi, Sekretaris pengurus Ys.UPDM drg. Johanes Octavianus Tumilisar, Staf Khusus Ys. UPDM Bidang Pengelolaan Keuangan Moh. Natsir, SE, Akt, Rektor UPDM (B) Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn, Wakil Rektor I UPDM (B) Dr. Andriansyah, M.Si, Wakil Rektor II UPDM (B) Dr. Sumarhadi, MM, Kepala Biro Kerja Sama dan Pengembangan Setya Ambar Pertiwi, MA, Kapus. PMB dan Humas drg. Ferry Jaya, M.Si, Dekan FKG Prof. Dr. drg. Budiharto, S.KM, Dekan FEB Prof. Dr. Wibowo, SE., M.Phil, Dekan Fikom Dr. Prasetya Yoga Santoso, MM, Direktur PPs UPDM (B) Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, MM, serta para Dosen dan Karyawan FKG UPDM (B).

                             

Usaha memperoleh akreditasi unggul tersebut, berawal dari didirikannya Fakultas Kedokteran Gigi di bawah naungan Yayasan Universitas Profesor Doktor Moestopo, 15 Februari 1962, 56 tahun yang lalu. Menurut Dekan FKG, Prof. Dr. Budiharto, drg, SKM, persiapan akreditasi dilakukan oleh pihak Yayasan, Rektorat, Dosen, Karyawan, dan Alumni.

FKG Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama), untuk akreditasi tersebut, menyiapkan fasiltas Rumah Sakit Gigi dan Mulut, 128 Dental Unit, empat Guru Besar, 70 Dosen, dan 21 Ruang Kuliah. Akreditasi A (368) berhasil diraih Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Akreditasi A (369) diraih oleh Program Studi Profesi Dokter Gigi. Pendidikan Spesialisasi yang diselenggarakan adalah Bedah Mulut, Konservasi, Penyakit Mulut, Radiologi, Orthodonsi, Prostodonsia, Kedokteran Gigi Anak, dan Periodonsia.

Pengabdian FKG Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama) kepada Bangsa, sebagai konsistensi melanjutkan perjuangan Almarhum Mayor Jenderal TNI Prof. Dr. Moestopo, antara lain dengan berpartisipasi dalam kegiatan “Jelajah Nusantara”, dengan tujuan menyentuh kesadaran masyarakat untuk memelihara kesehatan, sebagai kontribusi bagi prasyarat peningkatan potensi sumber daya manusia Bangsa Indonesia yang berkualitas.

Di seluruh Indonesia hanya tujuh Fakultas Kedokteran Gigi yang berakreditasi A, yakni FKG Universitas Indonesia – Jakarta (didirikan tahun 1954), FKG Universitas Airlangga – Surabaya (didirikan tahun 1928), FKG Universitas Padjadjaran – Bandung (didirikan tahun 1959), FKG Universitas Gadjah Mada – Yogyakarta (didirikan tahun 1948), FKG Universitas Hasanuddin – Makassar (didirikan tahun 1969), FKG Universitas Trisakti – Jakarta (didirikan tahun 1965), dan FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) – Jakarta (didirikan tahun 1962). MB – Humas

Mahasiswa Moestopo Menjadi Kontingen Indonesia Bersama YSS Student Volunteer Mission to Serawak

Jakarta, 5 Juli 2018

Yayasan Sukarelawan Siswa (YSS) mengadakan kegiatan YSS ASEAN Students Volunteer Mission to Serawak.  YSS sendiri bertujuan untuk menyatukan sepuluh negara anggota ASEAN dan China dalam meningkatkan inteaksi antar warga, mobilitas dan memperkuat hubungan di ASEAN. Kegiatan ini juga sejalan dengan aspirasi komunitas Sosial Budaya ASEAN yang mendorong kesukarelaan, serta berfokus pada pengembangan kapasitas. Dimana relawan mahasiswa ASEAN dan Cina dilatih secara fisik dan mental melalui penerapan konsep “pencelupan” di mana mereka makan, hidup dan bernafas dengan masyarakat.

Relawan mahasiswa ASEAN dan China akan datang dari semua latar belakang etnis, agama dan beragam disiplin ilmu. Mereka menjalani pembelajaran berdasarkan pengalaman di mana mereka akan mengembangkan keterampilan yang berharga seperti kerja tim, kepemimpinan, perencanaan proyek, manajemen waktu, keterampilan manajemen krisis dan bencana, meningkatkan tingkat adaptasi mereka, keterampilan lunak dan proaktif.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Juli – 21 Juli 2018 di Sarawak, Malaysia. Mengundangan 10 negara ASEAN dan China sebagai Student Volunteer. Indonesia berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan YSS-ASEAN dengan mengirimkan 25 Delegasi kontingen Indonesia terbaik.

Dari 25 orang delegasi kontingen Indonesia terdapat dua Mahasiswa Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang ikut dalam kegiatan tersebut, yaitu Giovandi Tri Hardianto dan Tiffany Glorya. Diharapkan Indonesia dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan ASEAN”. Demikian harapan Ikhwan selaku Fasilitator pembukaan pembekalan dan pelatihan kontingan Indonesia (27/06/2018).

Isy-Humas UPDM (B)

 

Hidup dan mati adalah satu kesatuan

Disertasi   Rudy Harjanto yang   berjudul   “Makna Kematian dalam Perspektif Taoisme dan Relevansinya bagi Nilai-Nilai Perilaku Manusia” bertujuan  untuk  mengidentifikasi dan merumuskan kembali landasan filsafati pemikiran tentang makna kematian, untuk kemudian dianalisis kemungkinan relevansinya dalam upaya menemukan alternatif solusi konseptual bagi nilai nilai perilaku manusia. Kematian adalah bagian dari aktivitas alam semesta sehingga terbentuk keharmonisan dan keseimbangan yang sejalan dengan filsafat Tao. Keharmonisan dan keseimbangan ini berbeda berdasarkan keyakinan masing-masing. Ada beberapa orang atau kelompok yang melakukan hal-hal yang diyakininya benar, meskipun dalam pandangan keyakinan yang lain justru penuh dengan kebencian dan kekerasan. Mereka melakukan pembunuhan terhadap dirinya sendiri, lalu pada saat yang sama melalukan pembunuhan kepada orang lain yang justru tidak dikenal maupun bermusuhan dengan dirinya itu. Oleh sebab itu, diteliti apa makna kematian manusia dalam perspektif Taoisme dan relevansinya bagi nilai nilai perilaku manusia.

Paradigma penelitian yang digunakan adalah fenomenologi hermeneutik untuk melakukan kajian pustaka, rekonstruksi makna, deskripsi latar belakang, dan melaporkan peristiwa-peristiwa khusus. Paradigma yang digunakan memungkinkan para peneliti untuk mengembangkan tinjauan literatur dan kemudian diperkuat oleh rekonstruksi bahan yang dikumpulkan dengan penyelesaian interpretasi berdasarkan pola berpikir induktif. Data berupa studi pustaka dan uraian verbal ditangkap maknanya, diseleksi, dan disarikan dalam bentuk uraian atau laporan yang rinci, diolah dan diklasifikasikan ke dalam sub-sub tema dan menyusunnya ke dalam  bentuk  konsep  yang  runtut dan utuh. Pengolahan data dalam penelitian menggunakan mengunakan metode Analisis, dan Interpretasi. Penelitian ini dilakukan di Jakarta, pada pertengahan tahun 2017 sampai awal 2018, oleh Rudy Harjanto.

Rudy adalah Rektor Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), dan penelitian ini merupakan disertasi filsafat, yang merupakan disertasi doktoral keempat. Tiga disertasi sebelumnya adalah bidang ekonomi (“Persepsi Harga”), komunikasi (“Word of Mouth”), dan seni (“Karya Seni Partisipatoris”). Disertasi ini dipertahankan dalam sidang terbuka dihadapan Dewan Penguji  pada tanggal 4 Juli 2018 di Kampus Fakultas Filsafat Univ. Gajah Mada Yogyakarta.

Menurut Rudy Harjanto, makna kematian dalam perspektif Taoisme adalah proses untuk menuju kehidupan dalam dimensi lain. Hidup dan mati adalah satu kesatuan, tidak dapat dipisahkan. Manusia menjalani siklus dari alam kembali ke alam. Hubungan dasar kematian adalah proses penyatuan kembali tubuh fisik manusia ke alam. Alam memfasilitasi seseorang untuk dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain tertentu sesuai dengan hasil perbuatannya terdahulu. Perbuatan yang didasari oleh energi positif akan memberikan dampak kebaikan, dan menimbulkan nilai-nilai perilaku yang penuh kebaikan. Sebaliknya, perbuatan di masa kehidupan yang didasari oleh energi negatif, setelah kematian, tubuh yang menyatu dengan alam akan mengalirkan energi negatif dan memberikan dampak yang negatif yang menimbulkan nilai-nilai perilaku negatif manusia.

Rudy Harjanto … Lahir 1958

“Hidup adalah perubahan … Sikapi perubahan itu dengan kerendahan hati … Untuk selalu belajar agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi … Lakukan sewajarnya … Sepenuh hati … Memberikan manfaat bagi lingkungan – masyarakat sekitarnya tanpa pamrih – pasrah kepada Nya.”  (MB-Humas)