UPDM (B) Deklarasi Anti Narkoba Bersama ARTIPENA

 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menghadiri Deklarasi Anti Narkoba yang diikuti oleh 5000 mahasiswa dari 71 kampus se-Indonesia, yang diselenggrakan di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/4). Pada kesempatan tersebut UPDM (B) terpilih menjadi salah satu dari 12 kampus Deklarator Anti Narkoba. Hadir dalam acara tersebut seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Artipena seluruh Indonesia.

Tingginya angka penyalahgunaan narkoba oleh banyak kalangan di Indonesia menjadikan Pemerintah Indonesia menetapkan darurat narkoba sejak tahun 2014 hingga saat ini. Data penyalahgunaan narkoba setiap tahunya semakin meningkat, karenanya perlu Strategi bersama dari berbagai elemen masyarakat, perguruan tinggi serta aparat pemerintah, pihak Kepolisian dan Badan Nasional Anti Narkotika (BNN) dalam memerangi bahaya narkoba.

Data dari BNN menyebutkan sejak tahun 2014, jumlah kasus narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya mencapai angka 35.666 kasus. Sedangkan barang bukti yang berhasil disita sebanyak 1,1 ton sabu, heroin 11,9 kg, daun ganja 68,1 ton, ekstasy 487.453 butir. Dan tahun 2015, meningkat mencapai 40.827 kasus, dengan barang bukti sabu yang ditangkap sebanyak empat ton, ekstasy 1,4 juta butir. Begitu juga tahun 2016, naik menjadi 45.252 kasus, dengan barang bukti sabu 4,5 ton, sabu cair 52,2 kg dan ekstasy 1,7 juta butir.

Dasar dari Deklarasi Anti Narkoba tersebut dikarenakan penggunaan dan penyalahgunaan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan bagi seluruh elemen bangsa dan negara. Oleh karena itu perguruan tinggi negeri dan swasta se Indonesia, khusunya UPDM (B) merapatkan barisan memperkuat arah dan perjuangan serta mengambil langkah kongkrit melalui aliansi perguruan tinggi yang berkomitmen penuh perang melawan peredaran narkoba dikalangan mahasiswa.

Deklarasi diisi dengan kuliah Umum dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Bapak Jenderal Polisi Tito Karnavian, dengan mengusung tema “ Tantangan Kebhinekaan Dalam Era Demokrasi Dan Globalisasi”.

Acara ditutup dengan foto bersama seluruh pengurus ARTIPENA dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Bapak Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Isy/ Humas UPDM (B)

COMMENTS

Translate »