Kampus Moestopo (Beragama) Meriahkan Pameran Pendidikan di JCC

DSC_1982

FriendsRadio.id – Friends.. Pameran pendidikan atau Education & Training Expo 2016 yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset, Teknolologi dan Pendidikan Tinggi RI telah resmi digelar di Exhibition Hall B JCC Senayan, Jakarta. Pameran pendidikan ke-25 yang berlangsung selama empat hari (27 – 30 Januari 2016) ini telah diikuti sebanyak 125 pendidikan tinggi, salah satunya adalah Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Sukarta, S.Sos., Msi, Kasubbag Promosi, Pemasaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) mengatakan kalau ini merupakan kali kelima Kampus Moestopo (Beragama) ikut dalam pameran pendidikan ini.

“Kami sudah mengikuti pameran pendidikan ini sebanyak lima kali berturut-turut dari tahun ke tahun,” kata Sukarta saat ditemui FriendsRadio di stand E74-E75, Rabu (27/1/2016).

Kampus Moestopo sendiri, kata Sukarta, memiliki empat fakultas dan satu program pasca sarjana yang ditawarkan untuk siswa siswi lulusan SMA dan SMK yang ada di Jakarta dan sekitarnya. “Yang pertama kita ada fakultas kedokteran, yang kedua ada ilmu sosial politik dengan program studi administrasi negara dan hubungan internasional, lalu kita juga ada fakultas ekonomi dengan program studi manajemem dan akuntansi, dan yang keempat kita ada fakultas ilmu komunikasi dengan konsentrasi kepada hubungan masyarakat yaitu PR (Public Relation), jurnalistik, dan periklanan advertising, dan program pasca sarjana,” tambahnya.

DSC_1959 DSC_1949

Menurut Sukarta, dari empat fakultas yang ditawarkan, ilmu komunikasi adalah fakultas yang paling banyak dipilih oleh siswa siswi lulusan SMA dan SMK dari tahun ke tahun. Hal ini dikarenakan fakultas ini memiliki daya tarik tersendiri untuk setiap pengunjungnya.

“Dari tahun ke tahun, kita disini relatif seperti biasa ya. Kebanyakan dari mereka (siswa siswi SMA dan SMK-red) pada banyak masuk ke fakultas ilmu komunikasi,” kata Sukarta.

Hal senada juga disampaikan oleh mahasiswi cantik fakultas ilmu komunikasi di kampus Moestopo, Bella yang turut memasarkan kampus Moestopo di pameran pendidikan tersebut. Menurut mahasiswi semester tujuh itu, fakultas ilmu komunikasi terus mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun. Bahkan di hari pertama pameran saja, sudah ada ratusan pendaftar dari fakultas tersebut baik secara langsung datang ke stand atau submit online.

“Kita sudah menerima ratusan yang udah daftar ilmu komunikasi, terus yang sudah submit online juga sudah banyak banget. Tapi dari tahun ke tahun memang range fakultas ilmu komunikasi itu naik terus,” kata Bella.

Nina Cinnamon, SMK Negeri 51 Jakarta
Aku di Moestopo berminat untuk masuk ke fakultas ilmu komunikasi. Karena aku SMK-nya broadcast, dan emang dari awal maunya masuk komunikasi sih. Aku lebih suka di TV-nya, aku lebih suka di balik layar aja. Aku pengen banget kerja di TV. Makanya aku mau masuk fakultas ilmu komunikasi di Moestopo. Harapan ke depannya supaya acara seperti ini terus diadakan karena sangat bagus buat anak-anak sekolah yang ingin melanjutkan kuliahnya ke pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Fatimah, SMK Negeri 22 Jakarta

Aku mau masuk fakultas ekonominya Moestopo. Karena aku kan dari manajemen pemasaran, dan disitu kan juga kebetulan ada manajemen pemasarannya di fakultas ekonominya. Jadi aku mau melanjutkan jurusan yang pernah ada di sekolahan SMK aku.

Cahya dan Selvia, SMK Binadarma Jakarta

Cahya: Saya tertarik untuk masuk ke fakultas ilmu komunikasi di Moestopo, karena menurut saya cukup menantang aja. Untuk pameran ini sangat bagus karena bisa menambah pengetahuan kita betapa pentingnya pendidikan.

Selvia: Alasan saya ambil ilmu komunikasi karena saya suka ngomong di depan masyarakat. Soalnya waktu itu saya pernah ikut organisasi ketua osis yang ngomong di depan masyarakat, makanya saya tertarik dengan ilmu komunikasi.

DSC_1975 DSC_1967

Nah, friends.. kalau kamu tertarik untuk kuliah di Moestopo, kamu bisa langsung datang ke standnya yang ada di JCC. Karena pameran ini masih akan berlangsung sampai tanggal 30 Januari 2016 mendatang lho. Atau kamu mau daftar online juga monggo, bisa langsung kunjungi websitenya di www.moestopo.ac.id dan datang ke kampusnya langsung di Kampus I : Jl Hanglekir I No 8, Jakarta Pusat 10270, Telp : (021)-7220269, (021)-7252225, Fax : (021)-7395333 dan Kampus II : Jl Bintaro Permai Raya No 3, Jakarta Selatan 12330, Telp : (021)-73885254, Fax : (021)-73885253

Sumber : FriendsRadio.id

Lowongan Kerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Loker Mandiri

email : [email protected]

No Tlp : 021-30073000 / 021-7125307

No Hp   : 08988964641

FIKOM MOESTOPO AJAK MASYARAKAT DUKUNG KPI EVALUASI TELEVISI

KAMIS, 28 JANUARI 2016 , 20:31:00 WIB
LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

komunikaasi
RMOL. Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof.Dr. Moestopo (Fikom UPDM) mendukung sepenuhnya langkah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengadakan uji publik terhadap 10 stasiun TV yang akan habis izin penyelanggaraan siarnya.

Menurut Wakil Dekan Fikom UPDM Muhammad Saifullah, langkah tersebut sudah sesuai dengan amanat UU Penyiaran. Isinya, publik adalah pemilik sah frekwensi, karena itu publik memiliki hak penuh untuk menilai muatan yang hilir mudik pada frekwensi.

image

“Kami berpendapat bahwa uji publik KPI sudah sesuai dengan koridor hukum tentang perpanjangan izin siar, karena mengacu pada Permen Kominfo Nomor 28/2008,” ujarnya Saifulloh dalam keterangan persnya, Kamis (28/1).

Dia tegaskan, uji publik yang dilakukan oleh KPI terhadap stasiun TV yang akan habis izin siarnya adalah harus didukung lantaran sudah sesuai hukum. Sudah sepantasnya publik dilibatkan dalam menilai stasiun TV, karena mereka berbisnis di ranah publik.

“Idealnya uji publik dilakukan berkala, artinya KPI secara periodik juga melibatkan publik dalam memantau konten televisi,” lanjut Saiful.

Dia juga katakan, uji publik ini adalah peluang masyarakat untuk mengevaluasi televisi, karena itu sebaiknya masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal.

Untuk itu dalam rangka penilaian perpanjangan izin siar, KPI harus memperhatikan track record televisi-televisi selama ini khususnya bagi televisi yang sering melakukan pelanggaran dan penilaian terhadap respon stasiun tersebut terhadap sanksi yang pernah dijatuhkan KPI.

Terlepas dari itu, Saiful juga meminta kepada stasiun-stasiun TV yang akan habis izin siarnya (RCTI, SCTV, INDOSIAR, ANTV, MNCTV, TRANSTV, TRANS7, TVONE, GLOBALTV, METROTV) khusunya dan seluruh stasiun TV di Indonesia untuk memperhatikan siaran mereka.

“Tidak lagi menayangkan kekerasan, diskriminasi gender dan tayangan yang tidak ramah anak. Tidak lagi menayangkan siaran yang berisi pelecehan terhadap nilai, norma dan budaya yang berlaku di masyarakat,” tuturnya.

Saiful menambahkan, stasiun televisi juga diharapkan tidak lagi menggunakan frekwensi publik untuk kepentingan partai politik, kepentingan kelompok maupun golongan tertentu.

“Meminta kepada masyarakat untuk mengawal proses evaluasi ini dan juga melakukan pengawalan terhadap proses peizininan itu sendiri agar berjalan secara transparan dan sesuai dengan koridor hukum,” tutupnya.

Seperti diketahui, KPI membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut melakukan evaluasi mengirimkan saran/kritik mengenai isi siaran stasiun tersebut ke: [email protected], sebelum 31 Januari 2016.

KPI sendiri mencatat ada 10 stasiun televisiswasta yang akan habis masa izinnya di tahun 2016. Stasiun televisi itu antara lain RCTI, TPI, GlobalTV, SCTV, Antv, Indosiar, TV One, MetroTV, TransTV, dan Trans7. [rus]

Kalangan Akademisi Dukung KPI Evaluasi Perpanjangan Izin Stasiun Televisi

KPI

28 January
👤by Rizky Basuki Rachmat
KBRN, Jakarta : Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sedang mengkaji perpanjangan izin stasiun televisi ‎yang masanya habis tahun ini. Salah satunya, melalui mekanisme uji publik atau evaluasi dengar pendapat (EDP) Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) – Induk Televisi Berjaringan.

image

Langkah tersebut mendapatkan dukungan dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof Dr Moestopo (FIKOM UPDM). Wakil Dekan Fikom UPDM, Muhammad Saifulloh mengatakan, langkah KPI itu sudah sesuai dengan amanat Undang-Undang Penyiaran tahun 2002, yang menyatakan bahwa publik adalah pemilik sah frekuensi, karena itu publik memiliki hak penuh untuk menilai muatan yang ada pada frekuensi.

“Kami berpendapat bahwa uji publik KPI sudah sesuai dengan koridor hukum tentang perpanjangan izin siar, karena mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 28 tahun 2008. Selain itu, sudah sepantasnya publik dilibatkan dalam menilai stasiun TV, karena mereka berbisnis di ranah publik. Idealnya, uji publik dilakukan berkala, artinya KPI secara periodik juga melibatkan publik dalam memantau konten televisi,” ujar Saifulloh kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Selain mendukung langkah KPI dalam uji publik tersebut, Saiful berharap KPI memperhatikan Track Record televisi-televisi selama ini, khususnya bagi Televisi yang sering melakukan pelanggaran, serta penilaian terhadap respon stasiun tersebut terhadap sanksi yang pernah dijatuhkan KPI.

Saat ini KPI membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut melakukan evaluasi mengirimkan saran/kritik mengenai isi siaran stasiun tersebut ke: [email protected], sebelum 31 Januari 2016. KPI sendiri mencatat ada 10 stasiun televisi swasta yang akan habis masa izinnya di tahun 2016, diantaranya RCTI, TPI, GlobalTV, SCTV, Antv, Indosiar, TV One, MetroTV, TransTV, dan Trans7. (RBR/HF) (Berita dari rri.co.id)

http://www.gatra.com/entertainment/televisi/184404-akademisi-dukung-publik-terlibat-dalam-uji-publik-konten-televisi

http://m.merdeka.com/peristiwa/uji-publik-kpi-peluang-masyarakat-untuk-mengevaluasi-stasiun-tv.html

 

Berita Duka Cita

Inalillahi Wainnaillahi Roji’un

Keluarga Besar Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Menyampaikan Bela Sungkawa yang sedalam-dalamnya

Atas meninggalnya Bapak Warsono Bin Citro Pawiro

Ayahanda dari Bapak Kholip Staf Warek III UPDM (B)

Meninggal pada Hari : Kamis, 07 Januari 2016

Alamat duka : Dk. Ngadiprono, Ds. Ngadimulyo, Kedu,

Temanggung, Jawa Tengah.

Dimakamkan Pada Hari : Kamis, 07 Januari 2016

Di Dk. Ngadiprono, Ds. Ngadimulyo, Kedu,

Temanggung, Jawa Tengah.

Semoga Arwah Almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan

Ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Aamin..

                                                                                                                                                                                                                                                            Humas UPDM (B)