DIES NATALIS KE 54 DAN WISUDA SARJANA DAN PASCA SARJANA UNIV. PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)

DSC_7695

Jakarta, 16 April 2015

DSC_8023DSC_8015

DSC_7848DSC_7921

DSC_8032DSC_8633

Dies Natalis ke 54 dan Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana UPDM (B) kali ini diikuti 941 Wisudawan. Masing-masing, FKG mewisuda 178 Sarjana Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Sosial 138 Sarjana, Fakultas Ekonomi mewisuda 93 orang Sarjana Ekonomi, Fakultas Ilmu Komunikasi 449 Sarjana Ilmu Komunikasi, Serta Program Pasca Sarjana mewisuda 83 Magister (Strata 2).

DSC_7617DSC_7613

IMG_0661IMG_0673

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyematkan Gelar Kehormatan Guru Bangsa kepada Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dalam Orasi Ilmiahnya disampaikan, dengan thema orasi “ Perguruan Tinggi di Indonesia Memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015”. Dies Natalis 54 ini juga diwarnai penanda tanganan MOU dengan Duta Besar Federasi Rusia Mikhail Galuzin, juga secara simbolik dengan pemukulan gong tanda diresmikannya laboratorium Bahasa Spanyol UPDM (B), serta pameran profil dan kebudayaan Negara-negara sahabat yang telah bekerjasama mendukung kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi UPDM (B).

DSC_7605DSC_7712

DSC_8129DSC_8111

Selain itu, berturut-turut dilakukan pula penanda tanganan MOU berupa perjanjian kerjasama FISIP dengan Menkopolhukam, kerjasama Fakultas Ilmu Komunikasi dengan Himpunan Ahli Teknik Penyiaran Indonesia – HATPI, serta Penyerahan Sertifikat Institusi Uji Kompetensi Wartawan oleh Prof. Dr. Bagir Manan, M.L. Ketua Dewan Pers. Kepada Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM (B).

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan komitmen UPDM (B) yang terus meningkatkan mutu pendidikannya di Indonesia, terlebih lagi Indonesia telah memasuki era globalisasi dunia. Khususnya di ASEAN, Perguruan Tinggi di Indonesia harus mampu bersaing dengan Negara-negara tetangga yang telah berekspansi atau telah memasuki pasar di Indonesia, dengan menawarkan jasa Pendidikan Tinggi yang leboh modern dan baik.

IMG_0751DSC_7957

DSC_8598DSC_8523

Menyikapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN – MEA 2015 tersebut, Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragama), menyatakan kesiapannya dalam persaingan antar Perguruan Tinggi di Indonesia dan Manca Negara. Kesiapan tersebut telah dibuktikan dengan penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Swasta Unggulan KOPERTIS Wilayah III DKI Jakarta. Dalam rangka penjaminan mutu pendidikan baik dalam “input”, “proses”, “output” dan balikan, maka UPDM (B) telah mengimplementasikan dan memenuhi standar Visi-Misi, Strategi Pencapaian, Kurikulum, Dosen, Mahasiswa, Pengelolaan Pembiayaan, serta Dukungan Sarana dan Prasarana.

DSC_8137DSC_7729

DSC_7781DSC_7747

Humas UPDM (B)

 

Wisudawan dan Wisudawati Ziarah ke Makam Mayjen (Purn) Prof. Dr. Moestopo di TMP Cikutra Bandung

DSC_6962

Jakarta, 11 April 2015

DSC_6782DSC_6760

DSC_6719DSC_6783

Sekitar 200 perwakilan wisudawan/ti sabtu, 11 April 2015 berziarah ke makam Mayjen (Purn) Prof. Dr. Moestopo di TMP Cikutra Bandung. Ziarah tersebut merupakan tradisi yang setiap tahun diadakan oleh UPDM (B) sebelum para wisuda/ti di wisuda. Upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara Rektor UPDM (B) Prof. Dr. H. Sunarto, M.Si.

DSC_6903DSC_6930

DSC_6858DSC_6952

Sebelum memasuki area pemakaman, seluruh peserta ziarah melakukan penghormatan, dilanjutkan memasuki area upacara. Setelah selesai Upacara dilanjutkan tabur bunga oleh segenap peserta upacara dan sebelum meninggalkan area pemakaman para pimpinan melakukan penghormatan, dan dilanjutkan dengan foto bersama dipintu gerbang pemakaman.

DSC_6991DSC_7026

 Humas UPDM (B)

Dies Natalis dan Wisuda ke-54 UPDM (B) Diwarnai Dengan Seminar Sehari

DSC_6011

Jakarta, 09 April 2015

Seminar sehari dalam rangka Dies Natalis dan Wisuda ke-54 UPDM (B) mengusung Tema “Ancaman GEO Strategis dan GEO Ekonomi Politik Kekuatan Baru Asia Pasifik Abad 21 Dalam Konsepsi Maritim”. Acara dibuka Warek I Dr. Sumarhadi, MM dan dimoderatori Wadek I Fakultas Ekonomi Usmar Ismail, SE, MM, dan sebagai pembicara Prof. Dr. Ir. Tridoyo Kusumastanto (Guru Besar Ekonomi Kelautan IPB) dan Hendrajit (Direktur Eksekutif Global Future). Menurut Prof. Dr. Ir. Tridoyo Kusumastanto dalam Geo Ekonomi Politik di Asia Pasifik Indonesia memiliki Potensi Ekonomi yang cukup besar di Bidang Kelautan, anatara lain :

  • Perikanan US$ 32 Milyar /thn(IPB, 1997)
  • Wilayah Pesisir US$ 56 Milyar/thn (ADB, 1997)
  • Bioteknologi US $ 40 milyar/thn (PKSPL, 1997)
  • Wisata Bahari US$ 2 milyar/thn (Depbudpar, 2000)
  • Minyak bumi US$ 21 milyar/thn (ESDM, 1999)
  • Transportasi Laut US$ 20 milyar/thn (DMI, Bappenas, DepHub, 2003)

Jadi Total Potensi Ekonomi Kelautan Indonesia US$ 171 milyar/thn (DEKIN, 2012)

DSC_5975DSC_6047

DSC_5854DSC_5925

DSC_5904DSC_5901

Untuk meningkatkan kemampuan Potensi Maritim ini Prof. Dr. Ir. Tridoyo Kusumastanto menambahkan Indonesia harus membangun dan memperkuat poros maritime berupa; Membangun kembali budaya maritim Indonesia, menjaga sumber daya laut, Menciptakan kedaulatan pangan laut dengan menempatkan nelayan pada pilar utama, Memberikan prioritas pada pembangunan infrastruktur dan konektivitas maritim dengan membangun tol laut, Menerapkan diplomasi maritim melalui peningkatan kerja sama maritim, Membangun kekuatan maritim.

DSC_6027DSC_6032

DSC_5878DSC_6060

DSC_6056DSC_6063

Dalam presentasinya Hendrajit mengatakan, bahwa Kepentingan Nasional Harus Jadi Panduan Politik Luar Negeri RI, pada tataran ini, meski “perang dingin” tak terkait langsung soal kerjasama ekonomi Indonesia-Cina, namun aspek ini sebaiknya dicermati betul oleh pemerintahan Jokowi-JK. Sebab kalau tidak, Indonesia bisa masuk perangkap Cina lewat skenario kerjasama ekonomi. Mengutip doktrin Alfred Mahan, Hendrajit mengatakan bahwa “ Barang Siapa Menguasai Lautan Hindia, maka akan menjadi kunci dalam percaturan dunia”. Hendrajit juga menekankan, agaknya, Doktrin Sea Power ini dihayati betul maknanya oleh para perancang kebijakan strategis pertahanan nasional Cina, terbukti melihat perkembangan terkini, Cina semakin meningkatkan kapasitas angkatan lautnya, dibandingkan matra-matra laut lainnya. Ditambahkan juga, Poros Maritim Dunia (Tol Laut) sejatinya merupakan implementasi sea power dalam lingkup terbatas, ia akan menjadi program super dahsyat di kawasan Asia Pasifik bila bangsa ini telah meraih dan menggenggam dulu TRISAKTI-nya Bung Karno (berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan bermartabat dalam berkebudayaan), atau paling minimal bila ‘mendesak’ di bangun Tol Laut terlebih dulu Indonesia harus memiliki pola pengamanan (dan pengawasan) yang handal, profesional, sinergis, dan canggih terhadap titik-titik strategis di wilayah perairan.

DSC_5987DSC_5956

 DSC_6069DSC_6074

Humas UPDM (B)

Kuliah Umum Indonesia Menyonsong Masyarakat ASEAN 2015

DSC_5540

Jakarta, 07 April 2015

DSC_5554DSC_5550

DSC_5561DSC_5544

Bertempat di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UPDM (B), Direktorat Kerjasama Fungsional ASEAN Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan FISIP UPDM (B) mengadakan kuliah umum membahas tentang “Indonesia dalam Menyonsong Masyarakat ASEAN 2015”. Dalam kesempatan tersebut dipaparkan masalah kesiapan Indonesia menuju masyarakat ASEAN 2015 sekaligus ditekankan soal Indonesia dalam memasuki ASEAN Economic Community. Hadir dalam acara tersebut Perwakilan Kemeterian Luar Negeri sekaligus sebagai keynote speaker Dicky Fabian Kasubdit IPTEK Kementerian Luar Negeri RI, dari pihak UPDM (B) hadir Dekan FISIP UPDM (B) Dr. Himsar Silaban, MM dan Ketua Program Studi Hubungan Internasional Novita Rackmawati, S.Sos, MA, dalam kata sambutannya Dekan FISIP mengatakan bahwa Perguruan Tinggi sebagai Lembaga yang mencetak SDM, juga sudah selayaknya ikut mempersiapkan anak didiknya dalam menyambut MEA 2015, Dekan FISIP tersebut juga mengingatkan kompetisi dalam menghadapi MEA 2015 sangat ketat dan berat, jika kita tidak mempersiapkan diri dalam kompetisi MEA tersebut maka kita akan tergilas dalam persaingan tersebut. FISIP UPDM (B) telah mengantisipasi dan concern dalam menghadapi MEA 2015, ditambahkan pula agar Perguruan Tinggi juga harus mampu mempertahankan para Dosennya agar tidak diambil oleh Perguruan Tinggi lain tidak hanya didalam negeri tapi juga diluar negeri.

Humas UPDM (B)

Wisuda/ Dies Natalis ke-54 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Akan Dihadiri Presiden RI ke-6

DSC_5443

Jakarta, 07 April 2015

Dies Natalis/ Wisuda ke-54 UPDM (B) yang akan diadakan di Balai Sidang (Jakarta Convention Center) Senayan, Jakarta tanggal 16 April 2015. Rencananya akan dihadiri Presiden RI ke-6 Jend (Purn) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhono, MA. Untuk keperluan tersebut Para Pimpinan UPDM (B) dan Yayasan UPDM berkesempatan bersilaturahmi kekediaman SBY di Cikeas Bogor, sekaligus dalam pertemuan tersebut Rektor UPDM (B) mengundang SBY dalam acara Wisuda ke-54 sebagai pembicara dalam Orasi Ilmiah. Dalam Orasi Ilmiahnya SBY akan menyampaikan Tema Orasi berjudul “Persiapan Perguruan Tinggi di Indonesia dalam Menghadapi Masyarakan Ekonomi ASEAN 2015”.

DSC_5385DSC_5380

DSC_5394DSC_5391

Pertemuan di Cikeas tersebut diwarnai dengan suasana kekeluargaan, dimana dalam kesempatan tersebut Rektor UPDM (B) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada SBY yang telah bersedia akan menghadiri acara Wisuda ke-54 UPDM (B). Kehadiran SBY diacara Wisuda tersebut dianggap penting untuk memberikan Motivasi kepada para Wisudawan/ Wisudawati yang akan mengaktualisasikan ilmunya dimasyarakat, apalagi sekarang ini Indonesia telah memasuki MEA 2015.

Humas UPDM (B)

YUDISIUM PROGRAM PASCA SARJANA UPDM (B)

DSC_4470

Jakarta, 02 April 2015

DSC_4531DSC_4476

DSC_4534DSC_4524

DSC_4519DSC_4481

Bertempat di Gedung Merah Putih lt 4 UPDM (B), Program Pasca Sarjana UPDM (B) mengadakan Yudisium Program Studi Magister Manajemen, Magister Ilmu Administrasi, dan Magister Ilmu Komunikasi Tahun Akademik 2014/ 2015. Dalam kata sambutannya Ketua Yayasan UPDM drg. RM. H. Hermanto, JM, SKG, MM mengatakan para lulusan UPDM (B) harus mampu bersaing dalam lingkungan kerja dalam arti mampu menerapkan dan mengamalkan ilmu yang diperolehnya dalam dunia kerja. Rektor UPDM (B) Prof. Dr. Sunarto, MSi berpesan agar lulusan UPDM (B) disamping mampu menerapkan ilmu yang disandangnya tapi juga harus mampu bersikap dan berperilaku jujur dan bertanggung jawab seperti yang diamanatkan pendiri UPDM (B) May.Jend.TNI (purn.) Prof. Dr. Moestopo.

DSC_4513DSC_4506

DSC_4491DSC_4500 copy

 Humas UPDM (B)